Berita Sleman Hari Ini
Persiapan Nataru 2023-2024, DPUPKP Sleman Perbaiki Jalanan yang Rusak
Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman Rakyat (DPUPKP) Kabupaten Sleman melalui bidang Bina Marga menyiapkan tim siaga Nataru menghadapi
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman Rakyat (DPUPKP) Kabupaten Sleman melalui bidang Bina Marga menyiapkan tim siaga Nataru menghadapi libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2024.
Tugas tim ini adalah memonitor sekaligus memperbaiki jalan-jalan Kabupaten yang kondisinya rusak.
"Untuk mendukung libur Nataru 2023-2024 Binamarga DPUPKP Sleman menyiapkan Tim siaga Nataru, dengan tugas memonitor kerusakan- kerusakan di jalan kabupaten. Kemudian memperbaikinya melalui kegiatan pemeliharaan rutin," kata Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Zaini Anwar, Senin (4/12/2023).
Baca juga: RSUD Kota Yogyakarta Luncurkan Layanan Otewe Masjo, Tebus Obat Tak Perlu Antre
Berdasarkan data yang diterima Tribun Jogja, jalan Kabupaten di Sleman pada tahun 2022 memiliki panjang 699,50 kilometer. Dari jumlah tersebut, 274 kilometer atau setara 39,17 persen dalam kondisi baik.
Kondisi sedang 327 kilometer atau 46,20 persen. Sedangkan kondisi rusak ringan 92,450 kilometer atau 13,22 persen dan 0,75 persen atau 5,25 kilometer dalam kondisi rusak berat.
Menurut Zaini, tim siaga Nataru ini akan bergerak mobile. Titik yang diperbaiki menyesuaikan hasil monitoring yang saat ini terus berjalan.
"Untuk fokusnya, tetapi tidak mengikat, yaitu di kawasan wisata Prambanan dan Kaliurang dan sekitarnya. Termasuk jalan Kabupaten di pusat kota jika ada yang rusak juga kami perbaiki," kata dia.
Persiapan menyambut Nataru 2024 juga mulai dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman. Satu di antaranya, dengan melakukan ramp check terhadap bus pariwisata.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana mengatakan, ramp check dilakukan bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) kelas III DIY untuk memastikan kelaikan kendaraan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan pada transportasi publik.
Ramp check yang mulai digelar pada Selasa, 5 Desember 2023 ini dilakukan dengan teknis jemput bola, mendatangi langsung masing-masing garasi perusahaan otobus (PO) di Kabupaten Sleman.
Petugas akan melakukan serangkaian pengecekan pada kendaraan. Meliputi, kelengkapan administratif seperti lampiran hasil uji KIR maupun SIM milik pengemudi. Kemudian juga mengecek fisik fungsi rem, lampu, speedometer, wiper dan alat pemukul kaca.
Alat tersebut semua dicek karena merupakan bagian dari keselamatan atau safety. Ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu di jalan. Setelah uji kelaikan bus wisata, kegiatan Dishub berikutnya menjelang Nataru adalah menjalin koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
"Seperti dengan Satlantas, Dinas PUPKP, serta pengelola jalan tol Jogja-Bawen maupun Jogja- Solo untuk check kesiapan jalur alternatif, meliputi kondisi jalan maupun perlengkapan jalannya," kata dia. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Marga-DPUPKP-Sleman-sedang-memperbaiki-jalan.jpg)