Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Optimalisasi Kios Segoro Amarto, Disperindag DIY Berharap Ada Tambahan Gudang 

Optimalisasi dinilai perlu dilakukan mengingat semakin banyak masyarakat yang berbelanja ke Kios Segoro Amarto . 

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keberadaan Kios Segoro Amarto di Kota Yogyakarta terbukti dapat berperan dalam pengendalian harga bahan pangan. 

Untuk itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag ) DIY mendoronh optimalisasi kios Segoro Amarto. 

Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan optimalisasi perlu dilakukan mengingat semakin banyak masyarakat yang berbelanja ke Kios Segoro Amarto

"Memang kami tingkatkan perannya. Masyarakat sudah mulai mencari bahan pangan di Kios Segoro Amarto. Karena memang harganya lebih murah. Kami kerja sama dengan Bulog dan distributor untuk pasok ke situ (Segoro Amarto)," katanya, Minggu (03/11/2023). 

"Dari sisi bahan pangan jugasemakin banyak, sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Seperti bawang putih, cabai, juga sudah tersedia di Kios Segoro Amarto ," sambungnya. 

Baca juga: Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkot Yogya Andalkan Kios Segoro Amarto

Optimalisasi tersebut juga perlu didukung dengan adanya gudang Kios Segoro Amarto .

Menurut dia, efisiensi suplai dalam hal transportasi juga diperlukan. 

"Sehingga kalau suplai itu tidak hanya kecil, tetapi bisa nyetok di gudangnya (Segoro Amarto). Ini menjadai salah satu yang ke depannya bisa terlaksana, gudang di Segoro Amarto," lanjutnya. 

Pihaknya pun mendorong agar Kios Segoro Amarto bisa direplikasi di kabupaten lain sehingga pengendalian harga bahan pangan bisa lebih optimal dan dapat menekan inflasi. 

Sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Ibrahim mendorong optimalisasi Kios Segoro Amarto dan mereplikasikan ke daerah lain sehingga posisi Segoro Amarto sebagai price reference semakin kuat. 

" Kios Segoro Amarto ditujukan sebagai penyeimbang harga dan pasokan di pasar serta tempat referensi harga di pasar. Diharapkan mendukung stabilitasasi harga di pasar, terutama para pedagang agar menjual komoditas terlalu tinggi," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved