Berita Kebumen
Penanggulangan Stunting di Kebumen Dilakukan secara Terintergrasi
Pemkab Kebumen berupaya menanggulangi kasus stunting meski angkanya mengalami penurunan.
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen berupaya menanggulangi kasus stunting meski angkanya mengalami penurunan.
Pada Februari 2023, prevalensi stunting di Kebumen pada Februari 2023 sebesar 12,56 persen.
Kemudian, angkanya menurun pada September 2023 menjadi 12,07 persen.
Baca juga: Pemkab Kebumen dan PKK Gencar Berikan PMT Bagi Balita dan Ibu Hamil untuk Cegah Stunting
Wakil Bupati Kebumen , Ristawati Purwaningsih mengatakan, meski angkanya menurun namun tetap harus bekerja keras guna menekan kasus stunting di wilayahnya.
"Stunting harus dihadapi dan ditanggulangi secara terpadu dan terintegrasi melalui kolaborasi semua pihak," kata Ristawati, Selasa (31/10/2023).
Menurutnya, penanggulangan stunting yang paling berperan adalah dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat sebagai individu atau pribadi dengan cara membangun ketahanan keluarga. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/stunting_20180208_205912.jpg)