Berita Jogja Hari Ini

Gandeng Warga, JCI Yogya Gelar Aksi Bersih Sungai Winongo

Junior Chamber International (JCI) Yogya bersama kalangan masyarakat menggelar aksi bersih-bersih aliran Sungai Winongo, Kota Yogyakarta .

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Para personel JCI Yogya bersama relawan dan masyarakat di sela aksi bersih Sungai Winongo. 

TRIBUNJOGJA.COM - Junior Chamber International (JCI) Yogya bersama kalangan masyarakat menggelar aksi bersih-bersih aliran Sungai Winongo, Kota Yogyakarta .

Aksi bertajuk 'River Clean Up' itu digulirkan sebagai upaya menggerakkan kesadaran publik untuk bersama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya.

Project Director event 'River Clean Up', RM Drastya Wironegoro, menyatakan, agenda ini mencerminkan semangat kerjasama untuk menciptakan perubahan positif di tengah-tengah masyarakat.

Dalam aksi satu hari penuh tersebut, para relawan berhasil mengangkat beragam sampah, seperti botol plastik, kantong plastik dan lain lain, yang merusak kebersihan Sungai Winongo dan membahayakan ekosistemnya.

"Di sini kami tekankan pendidikan dan kesadaran, dengan yang memberikan pengetahuan pada peserta dan warga, tentang dampak sampah terhadap sungai dan lingkungan," katanya, Selasa (31/10/2023).

Sehingga, lanjut Drastya, 'River Clean Up' tidak hanya menghasilkan sungai yang lebih bersih, tetapi juga meningkatkan kesadaran mengenai bahayanya pembuangan sampah sembarangan.

Ia mengungkapkan, dalam aksi tersebut, pihaknya mendapat dukungan dari Golden Straw, perusahaan yang bergerak di bidang penjualan sedotan oxo-biodegradable. 

Baca juga: Jelang Musim Penghujan, Ketua Komisi A DPRD DIY Minta Pemda Segera Tangani Persoalan Sampah

"Kami berharap, inisiatif ini bisa menginspirasi masyarakat lain untuk melakukan tindakan serupa dan menanamkan rasa tanggung jawab untuk merawat bumi, rumah kita bersama," urainya.

Sebelumnya, tumpukan sampah di sejumlah titik aliran sungai di Kota Yogya tampak semakin parah dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir.

Keluhan dari masyarakat pun mulai bermunculan baik melalui media sosial, atau kanal aduan yang tersedia di aplikasi Jogja Smart Service (JSS).

Kabid Perencanaan dan Pengendalian Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogya, Very Tri Jatmiko pun tak memungkiri fenomena itu.

Dirinya mengakui, sejak darurat sampah melanda Kota Yogyakarta, jumlah sampah yang dibuang ke sungai memang mengalami tren peningkatan.

"Kita melakukan pembersihan berturut-turut dari utara ke selatan. Yang paling banyak memang di (aliran) Sungai Code," ungkapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved