Berita Kebumen

Pandan Kuning Park, Bakal Menjadi Wisata Ikonik di Kebumen

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto terus berupaya menjadikan Kebumen sebagai kota wisata dengan mengembangkan potensi yang ada. Untuk mewujudkan itu, pihak

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Pembangunan Pandan Kuning Park dinilai sebagai upaya yang tepat, sekaligus representatif untuk memajukan pariwisata di Kebumen. 

TRIBUNJOGJA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto terus berupaya menjadikan Kebumen sebagai kota wisata dengan mengembangkan potensi yang ada.

Untuk mewujudkan itu, pihaknya tengah membangun wisata Pandan Kuning Park di Petanahan, wilayah pesisir selatan.

Menurut Bupati, Kebumen butuh tempat wisata yang ikonik, yang bisa menjadi daya tarik untuk berkunjung ke kabupaten Kebumen.

Pembangunan Pandan Kuning Park dinilai sebagai upaya yang tepat, sekaligus representatif untuk memajukan pariwisata di Kebumen.

Baca juga: Jerman Temukan 1.100 Lebih Pelanggaran Terkait Konflik Hamas-Israel

"Kita sedang membangun sebuah wahana wisata Pandan Kuning Park di Pantai Petanahan. Dengan tempat ini, kita ingin ada sesuatu yang ikonik di Kebumen, yang bisa menjadi daya tarik orang dari berbagai daerah datang ke Kebumen," ujar Bupati dalam keterangannya, Senin (23/10/2023).

Bupati menjelaskan, mengapa Pandan Kuning Park dibangun di wilayah selatan.

Menurutnya karena wilayah selatan cukup strategis, dilalui jalur nasional yang terhubung sampai Yogyakarta International Airport.

Kemudian, Kebumen memiliki banyak wisata pantai di selatan.

"Sehingga adanya Pandan Kuning Park menjadi sebuah wisata yang terintegrasi. Misal dari sini nanti pengunjung bisa diarahkan ke barat ke Pantai Menganti, Karangbolong sampai Goa Jatijajar. Kita cari tempat yang strategis, mudah dijangkau, dari Bandara Yogyakarta kurang lebih 1 jam," ucapnya.

Bupati menuturkan, di dalam Pandan Kuning Park nantinya akan ada banyak wahana permainan yang mengasyikan. Sementara, di tahap awal, pemerintah menyiapkan 10 wahana permainan, seperti bom bom car, kolam renang anak, kereta anak, ada perahu atau bebek air, dan juga cagar budaya.

"Untuk pembangunannya sudah hampir 60 persen, Insya Allah 2024, sudah bisa beroperasi," ucapnya.

Menurut Bupati, pembangunan Pandan Kuning Park ini sekaligus untuk menghidupkan kembali Pantai Petanahan yang sudah melegenda, agar semakin ramai dikunjungi masyarakat atau wisatawan.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Herlina Januarita menambahkan, wahana bermain Pandan Kuning Park didesain hampir sama dengan Dufan di Jakarta, dimana pada masterplan perencanaan dibutuhkan anggaran sebesar Rp180 Miliar.

"Kalau kita lihat masterplannya itu butuh anggaran sekitar Rp180 Miliar untuk membangun Pandan Kuning Park di atas lahan 26 hektar," ucapnya.

Hanya saja, anggaran di Pemkab sangat terbatas sehingga tidak dimungkinkan untuk dibangun secara langsung, harus bertahap dengan memperkirakan waktu kurang lebih lima tahun. Untuk tahun ini, Pemerintah Daerah baru bisa membangun dengan anggaran Rp20 miliar.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved