Dinkes Purworejo Catat 45 Warga Tertular HIV/AIDS Sepanjang 2023

Beberapa di antara mereka tertular karena hubungan seks tidak aman hingga penyimpangan perilaku seksual

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Dewi Rukmini
Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan dan Pengendalian Penyakit (Yankes dan P2), Dinkes Kabupaten Purworejo, Widiastuti, menyebut 45 warga terjangkit HIV/AIDS pada 2023. Kebanyakan diakibatkan karena hubungan seks tak aman, semisal heteroseksual dan homo seksual, Senin (16/10/2023). 

Layanan kesehatan bagi ODHA tersebut diperuntukan agar dapat mengakses terapi Anti Retroviral (ARV). 

"Saat ini, Pemkab Purworejo sudah punya 21 layanan PDP, 2 di rumah sakit pemerintah dan 19 di puskesmas. Layanan PDP itu mulai dari screening, diagnosa, hingga pengibatan. Kalau puskesmas lain baru bisa screening saja, jadi nanti kalau menemukan kasus reaktif HIV maka akan dirujuk ke 21 layanan tadi," terangnya. 

Widi pun mengimbau masyarakat untuk berhenti mendiskriminasi penderita HIV/AIDS atau ODHA.

Mengingat, diskriminasi terhadap ODHA masih cukup tebal diberikan oleh masyarakat. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang menghindari ODHA. 

Padahal, ODHA justru membutuhkan dukungan dan suport dari masyarakat, agar mereka semangat minum obat.

Widi menilai, jika pasien HIV/AIDS rutin minum obat ARV maka mereka bisa tetap bertahan hidup dan sehat, meskipun masih ada virus HIV di dalam tubuh. 

Pengobatan ARV secara rutin juga bisa menurunkan resiko penyebaran virus HIV ke pasangan, mengurangi risiko penularan HIV, menghambat perburukan infeksi oportunistik, meningkatkan kualitas hidup penderita HIV, dan menurunkan jumlah virus (viral load) dalam darah sampai tidak terdeteksi (undetected HIV).

"Ya imbauan kami, jangan mendiakriminasi ODHA. Kami ada geraka yang namanya three (3) zero. Yakni zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS, serta zero stigma, dan diskriminasi menuju Indonesia bebas AIDS pada 2030. Harapannya dengan gerakan itu, semoga pasien HIV tetap bisa berdaya seperti orang sehat lainnya," pungkas Widi. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved