Berita Sleman Hari Ini
Target Pembangunan TPST Tamanmartani Dimajukan, Awal Desember 2023 Mulai Ujicoba
Target pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani, Kalasan dimajukan. Jika sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Target pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani, Kalasan dimajukan.
Jika sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menargetkan pembangunan TPST pertama itu rampung Desember 2023, kini target dipercepat sebulan.
November diharapkan selesai dan awal Desember mulai komisioning atau ujicoba.
"Harapannya nanti akhir November lah itu kita selesai dan kita akan commissioning, ujicoba di awal Desember selama sebulan. Semoga nanti diawal Januari 2024 kita sudah langsung operasional dengan baik," kata Kepala DLH Sleman, Epiphana Kristiyani, Senin (2/9/2023).
Baca juga: Pemilu 2024, Kemenangan Ganjar Dipersembahkan Bagi Kebahagiaan Hatinya Bangsa Indonesia
Target dimajukan sebulan dari rencana semula karena ada beberapa pertimbangan.
Satu diantaranya, kata Epi, karena ada pengumuman dari Pemda DIY dalam rapat tanggal 14 lalu yang diikuti Pemerintah Kabupaten/kota di DIY bahwa desentralisasi pengelolaan sampah berada di tingkat daerah per Januari 2024.
Hal itu berarti Kabupaten Sleman sudah tidak diperbolehkan lagi membuang sampahnya ke TPA Piyungan.
Pihaknya mengaku telah berupaya menawar agar rencana penutupan TPA Piyungan secara permanen bisa diundur.
Namun, itu sudah menjadi kebijakan Pemerintah Provinsi sehingga kini pihaknya mulai bersiap-siap dengan mempercepat proses pembangunan TPST Tamanmartani.
Saat ini, TPST seluas 1,3 hektar, yang digadang mampu mengelola 80 ribu ton sampah per-hari itu sudah mulai pengerjaan kuda-kuda untuk hanggar dan diharapkan pembangunannya rampung di akhir November. Desember awal mulai diujicoba.
"Mudah-mudahan semua bisa berjalan lancar dan baik. Saya terus mengawal, agar November selesai," kata Epi. Jika sudah mulai beroperasi, TPST Tamanmartani rencananya tidak akan dikelola dinas, melainkan akan dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
TPST Minggir
Selain TPST Tamanmartani, Pemerintah Kabupaten Sleman juga terus berupaya membangun TPST di wilayah Minggir, tepatnya di Padukuhan Denokan, Kalurahan Sendangsari.
Pembangunan TPST seluas 6.600 meter persegi itu saat ini telah memasuki masa sanggah.
Setelah itu, maka segera dilakukan pembangunan fisik. TPST tiga modul dengan daya tampung keseluruhan 80 ribu ton sampah ini ditargetkan bisa beroperasi di tahun 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)