Rangkuman Pengetahuan Umum

Siklus Hidup Serangga, Sempurna dan Tidak Sempurna

Siklus hidup serangga adalah proses perkembangan dari telur hingga dewasa yang dialami oleh serangga.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
pixabay
Ilustrasi kupus-kupu 

Pada tahap ini, serangga mengalami perubahan dramatis dalam bentuk dan struktur tubuh mereka.

Mereka umumnya beristirahat dan tidak makan selama periode ini.

- Imago (Dewasa)

Setelah tahap pupa, serangga berubah menjadi bentuk dewasa yang biasanya lebih mirip dengan serangga dewasa.

Ini adalah tahap reproduksi ketika serangga mencari pasangan dan melanjutkan siklus hidup dengan meletakkan telur.

Baca juga: Manfaat Daun Pakis Bagi Kesehatan

2. Metamorfosis Tidak Sempurna

Ilustrasi kecoa
Ilustrasi kecoa (pixabay)

Metamorfosis tidak sempurna terjadi pada serangga seperti belalang, kecoa, dan kutu.

Siklus hidupnya hanya memiliki tiga tahap utama:

- Telur

Seperti dalam metamorfosis sempurna, siklus dimulai dengan meletakkan telur oleh serangga betina.

- Nimfa

Telur menetas menjadi nimfa, yang merupakan bentuk awal serangga yang mirip dengan dewasa.

Namun, nimfa tidak memiliki sayap yang lengkap, dan mereka mengalami serangkaian molting (pembaluran) saat mereka tumbuh.

- Dewasa

Setelah beberapa molting, nimfa akan menjadi dewasa dengan sayap dan kemampuan reproduksi.

Ilustrasi belalang
Ilustrasi belalang (Ist)

Siklus hidup serangga dapat bervariasi secara signifikan antara spesies-serangga yang berbeda.

Siklus hidup ini memiliki peran penting dalam menjaga populasi serangga dan memastikan kelangsungan hidup mereka dalam ekosistem. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved