Rangkuman Pengetahuan Umum

Siklus Hidup Serangga, Sempurna dan Tidak Sempurna

Siklus hidup serangga adalah proses perkembangan dari telur hingga dewasa yang dialami oleh serangga.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
pixabay
Ilustrasi kupus-kupu 

TribunJogja.com - Siklus hidup serangga adalah proses perkembangan dari telur hingga dewasa yang dialami oleh serangga.

Siklus hidup ini melibatkan empat tahap utama: telur, larva, pupa, dan imago (dewasa).

Proses ini disebut metamorfosis, dan ada dua jenis utama metamorfosis dalam serangga, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

1. Metamorfosis Sempurna

Ilustrasi siklus hidup kupu-kupu
Ilustrasi siklus hidup kupu-kupu (DOK. Adobe Stock)

Metamorfosis sempurna terjadi pada serangga seperti kupu-kupu, lalat, lebah, dan semut.

Siklus hidupnya terdiri dari empat tahap utama:

- Telur

Siklus dimulai ketika seekor serangga betina meletakkan telur di tempat yang sesuai dengan spesiesnya.

Telur kemudian menetas menjadi larva.

- Larva (Ular atau Cacing)

Larva adalah tahap pertumbuhan serangga yang paling aktif.

Mereka makan, tumbuh, dan berkembang selama tahap ini.

Larva biasanya memiliki bentuk tubuh yang sangat berbeda dari dewasa dan sering kali disebut ulat atau cacing.

- Pupa

Setelah mencapai ukuran maksimal, larva memasuki tahap pupa.

Pada tahap ini, serangga mengalami perubahan dramatis dalam bentuk dan struktur tubuh mereka.

Mereka umumnya beristirahat dan tidak makan selama periode ini.

- Imago (Dewasa)

Setelah tahap pupa, serangga berubah menjadi bentuk dewasa yang biasanya lebih mirip dengan serangga dewasa.

Ini adalah tahap reproduksi ketika serangga mencari pasangan dan melanjutkan siklus hidup dengan meletakkan telur.

Baca juga: Manfaat Daun Pakis Bagi Kesehatan

2. Metamorfosis Tidak Sempurna

Ilustrasi kecoa
Ilustrasi kecoa (pixabay)

Metamorfosis tidak sempurna terjadi pada serangga seperti belalang, kecoa, dan kutu.

Siklus hidupnya hanya memiliki tiga tahap utama:

- Telur

Seperti dalam metamorfosis sempurna, siklus dimulai dengan meletakkan telur oleh serangga betina.

- Nimfa

Telur menetas menjadi nimfa, yang merupakan bentuk awal serangga yang mirip dengan dewasa.

Namun, nimfa tidak memiliki sayap yang lengkap, dan mereka mengalami serangkaian molting (pembaluran) saat mereka tumbuh.

- Dewasa

Setelah beberapa molting, nimfa akan menjadi dewasa dengan sayap dan kemampuan reproduksi.

Ilustrasi belalang
Ilustrasi belalang (Ist)

Siklus hidup serangga dapat bervariasi secara signifikan antara spesies-serangga yang berbeda.

Siklus hidup ini memiliki peran penting dalam menjaga populasi serangga dan memastikan kelangsungan hidup mereka dalam ekosistem. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved