Berita Kota Yogya Hari Ini

Aplikasi Jogja Smart Service Dijagokan Wakili Indonesia di Ajang UNPSA 2024

Aplikasi terpadu Jogja Smart Service (JSS) yang dikembangkan Pemkot Yogyakarta menembus nominator sebagai wakil Indonesia dalam ajang United Nation

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
angkapan layar aplikasi Jogja Smart Service. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aplikasi terpadu Jogja Smart Service (JSS) yang dikembangkan Pemkot Yogyakarta menembus nominator sebagai wakil Indonesia dalam ajang United Nation of Public Service Award (UNPSA) 2024.

Sebagai informasi, UNPSA merupakan ajang penghargaan internasional paling prestisius dalam bidang pelayanan publik yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

JSS yang sudah dikembangkan dalam kurun beberapa tahun terakhir masuk dalam kategori inovasi institusi publik atau innovation in public institutions.

Baca juga: Lahan Pertanian dan Resapan Air di DI Yogyakarta Berkurang Lebih dari 200 Hektare Tiap Tahun

Asisten Deputi Koordinasi dan Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB RI, Ajib Rakhmawanto pun memotret langsung inovasi JSS di Kota Yogya pada Kamis (7/9/23) sore lalu.

Ia mengatakan, JSS sudah diidentifikasi sebagai salah satu inovasi berbasis digital terpilih dari sekian banyak, menjadi 18 dan dikerucutkan menjadi tiga.

"Satu di antaranya JSS dan akan kami ikutan dalam UNPSA 2024 yang merupakan ajang internasional. Jadi, JSS ini kami harap bisa menjadi wakil dari Indonesia dan bisa bersaing dengan negara lain," tandasnya.

Oleh sebab itu, kunjungannya ke Kota Yogya kali ini sekaligus untuk melakukan pendampingan penulisan proposal secara intensif terkait inovasi aplikasi JSS.

Kemudian, pihaknya pun ingin melihat langsung seperti apa pemanfaatan aplikasi ini baik bagi pengembang, penyelenggara dan warga masyarakat, lalu mengklarifikasi apakah menu dan proses bisnisnya masih berfungsi.

"Dampak dari sebuah inovasi yang dibutuhkan adalah informasi kebermanfaatannya. Luar biasa kalau dilihat dari tiga aplikasi yang terpilih," katanya.

"JSS ini memiliki banyak layanan yang telah terintegrasi dan masih bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat, serta lebih efisien," lanjut Ajib.

Harapannya, JSS benar-benar mumpuni salah satu dari tiga nominasi inovasi pelayanan publik yang dikembangkan daerah lain untuk dibawa menuju UNPSA 2024.

Layaknya Jakarta Kini (JAKI) dari Pemprov DKI Jakarta, serta Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan untuk Wilayah Perbatasan dan Pedalaman (SIPELANDUKILAT) dari Pemprov Kalimantan Utara.

"Semoga JSS bisa bersaing dengan negara-negara lainnya, karena kami melihat beberapa tahun ini pelayanan publik di Indonesia sudah meningkat menjadi lebih maju," terangnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo, memberikan apresiasi dan merasa bangga aplikasi JSS menjadi nominasi ajang internasional UNPSA 2024

Hal tersebut, katanya menjadi bukti Pemkot Yogya melalui Diskominfosan telah berjuang selaras pada ketugasan, dengan memberikan layanan publik yang mudah, cepat, efisien dan murah.

"Bangga sekali JSS masuk ke level internasional. Tentu, akan terus kami kembangkan layanan publik secara digital agar bisa diakses dengan lebih mudah, lebih cepat, lebih efisien dan murah untuk pelayanan pada masyarakat," ujarnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved