Rangkuman Pengetahuan Umum

Apa Itu Litosfer ? Pengertian, Jenis Batuan, dan Manfaatnya

litosfer berasal dari kata lithos yang artinya batu dan sphere yang artinya lapisan.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
pinterest
Pengertian Litosfer 

TRIBUNJOGJA.COM - litosfer berasal dari kata lithos yang artinya batu dan sphere yang artinya lapisan.

Sehingga, listosfer dapat diartikan sebagai lapisan batuan yang membentuk kulit bumi atau lapisan terluar bumi yang terbentuk oleh batuan dan mineral.

Untuk lapisannya sendiri, litosfer ini mempunyai tebal batuan 1200 km dengan berat jenis rata-rata 2,8 gram/cm3.

Lapisan litosfer terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan Sial yang tersusun atas logam silisium dan alumunium, serta di dalamnya terdapat batuan sedimen, granit, andesit, dan lainnya.

Sedangkan, lapisan berikutnya adalah lapisan Sima yang tersusun oleh logam silisum dan magnesium.

Jenis Batuan Penyusun Litosfer

Batuan beku (Igneous rock)

Batuan Beku
Batuan Beku penyusun litosfer

Batuan ini terbentuk dari magma pijar yang membeku menjadi padat akibat proses pendinginan. Ada tiga macam batuan beku pada litosfer, yaitu:

Tubir/Dalam :Batuan yang terdiri dari kristal-kristal dan terbentuk di dalam kulit bumi karena adanya pembekuan magma.

Contoh: Batu granit, diorit, dan gabbro.

Gang/Korok: Batuan yang berupa kristal kecil dan besar, serta terbentuk di gang atau saluran gunung berapi. Proses pembekuannya juga sangat cepat.

Contoh: Batu granit profirit dan diorit profirit.

Efusif/Luar: Batuan ini terjadi karena adanya pembekuan saat magma sudah keluar dan menjadi lava. Proses pembekuannya relatif cepat, sehingga batuannya tidak mengkristal.

Contoh: Basalt, andesit, obsidian, dan batu apung.

Batuan sedimen (Sedimentary rock)

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved