Anies Baswedan Batal ke Fisipol UGM Hari Ini, Berikut Alasannya

Tim mengatakan, agenda FLF yang mengundang Anies Baswedan dijadwalkan digelar pada 14 September 2023.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Istimewa
Anies Baswedan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan batal ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) hari ini, Selasa (5/9/2023).

Sebelumnya, Anies Baswedan dijadwalkan hadir dalam dialog publik bertajuk Fisipol Leadership Forum (FLF) di Auditorium Mandiri Fisipol UGM hari ini.

Dialog publik itu mengangkat tema Menguji Pikiran Anies Baswedan: Masa Depan Demokrasi, Pembangunan dan Keadilan di Indonesia.

Acara tersebut merupakan bagian dari program Election Corner (EC) yang sebelumnya pernah mengundang Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

“Kami tim Election Corner mendapatkan info dari tim pak Anies Baswedan terkait batalnya acara FLF di Fisipol UGM dikarenakan ada beberapa urusan yang harus dihandle tim Anies Baswedan di hari-hari pertama pascadeklarasi kemarin. Jadi pembatalan atas permintaan tim Anies,” ujar Tim Election Corner Fisipol UGM kepada Tribun Jogja, Selasa (5/9/2023).

Tim mengatakan, agenda FLF yang mengundang Anies Baswedan dijadwalkan digelar pada 14 September 2023.

Dekan Fisipol UGM, Dr. Wawan Mas’udi, menjelaskan, adanya FLF merupakan cara untuk mendiskusikan pemikiran para tokoh bangsa.

“Menjelang Pemilu 2024, kekuatan politik di Indonesia sudah mulai merapatkan barisan. Berbagai lobi dan manuver politik tingkat tinggi terus dilakukan oleh parpol dan kandidat untuk mencapai kemenangan pemilu,” kata Wawan dalam Kerangka Acuan Kerja yang diterima Tribunjogja.com.

Sejumlah nama potensial pun bermunculan untuk menduduki jabatan presiden, kata dia.

Terbaru, ada tiga nama yang mencuat untuk menjadi bakal capres di Pemilu 2024.

Dia menyebut, segala yang diucapkan dan atau dilakukan oleh para kandidat capres ini akan memiliki peranan besar dalam menentukan dinamika Pemilu 2024.

“Di tengah dinamika politik, ekonomi dan sosial yang terus berkembang, pemikiran dan visi pemimpin memiliki peran sentral dalam merumuskan arah masa depan negara,” jelasnya.

Maka dari itu, FLF hadir kembali untuk menghadirkan gagasan serta pemikiran tokoh. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved