Dua Wisatawan Asal Sleman Terseret Ombak di Pantai Parangtritis Bantul
Secara tidak sadar, Dua wisatawan AA dan BSW terbawa arus ke arah palung dan terseret ombak menuju ke tengah laut
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dua wisatawan asal Kapanewon Triharjo, Kabupaten Sleman, berinisial AA (20) dan BSW (15), terseret ombak saat berada di Pantai Parangtritis, Bantul, pada Minggu (3/9/2023) sore.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah Operasi III Parangtritis, M Arif Nugraha, mengonfirmasi, kala itu korban bersama rombongannya mengunjungi Pantai Parangtritis untuk bermain air.
Mereka sempat asik bermain air di Pantai Parangtritis pada Minggu sore kemarin.
"Tapi, secara tidak sadar, AA dan BSW terbawa arus ke palung dan terseret menuju ke tengah laut," katanya kepada Tribunjogja.com, Senin (4/9/2023).
Disampaikannya, kondisi gelombang air laut kala itu tidaklah tinggi.
Namun, dikarenakan korban bermain air di dekat palung, maka dua wisatawan tersebut terseret menuju tengah laut.
Selanjutnya, petugas SAR Satlinmas Wilayah III Parangtritis dan anggota Ditpolair Polda DIY yang mengetahui hal itu langsung memberikan pertolongan dengan cara berenang.
Beruntung, nyawa dua wisatawan asal Kapanewon Triharjo yang masih berstatus pelajar itu dapat diselamatkan.
"Selanjutnya, wisatawan itu dibawa ke Posko SAR Satlinmas Wilayah III untuk dilakukan observasi dan diberikan perawatan medis," jelas Nugraha.
Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada seluruh wisatawan di Pantai Parangtritis untuk tetap berhati-hati saat bermain air dan memperhatikan kondisi di area Pantai Parangtritis.
"Wisatawan juga jangan mengabaikan imbauan dari petugas kami di lapangan mengenai kondisi di Pantai Parangtritis dan jangan bermain air sampai ke palung. Karena itu, dapat membuat wisatawan terseret ke tengah laut," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tim-Sar-dan-Ditpolair-menyelamatkan-wisatawan-di-Parangtritis.jpg)