Hilang Sejak 1986, Jasad Pendaki Kembali Muncul di Antara Gletser yang Mencair
Berdasarkan analisa DNA, jasad itu dipastikan merupakan seorang pendaki gunung yang dilaporkan hilang sejak tahun 1986.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Pada tahun 2015, jasad dua pendaki Jepang yang hilang di Matterhorn pada tahun 1970 ditemukan.
Dua tahun kemudian, sepasang suami istri yang hilang pada tahun 1942 juga ditemukan di Pegunungan Alpen Swiss.
Begitu pula dengan jasad dua atau tiga pendaki yang meninggal pada tahun 1980an atau 1990an.
Mencairnya gletser juga tidak hanya mengungkap jasad pendaki yang hilang, namun hal ini juga turut mengungkap sejumlah artefak bersejarah di seluruh Eropa.
Salah satu artefak yang ditemukan pada tahun 2021, yakni sebuah tempat perlindungan pada Perang Dunia Pertama.
Di sana, para peneliti menemukan makanan, piring, kasur jerami, mantel yang terbuat dari kulit binatang, bahkan koran dan kartu pos. (*)
Berita Terkait
Baca Juga
Pendaki Asal Jakarta Dievakuasi dari Pos 5 Gunung Slamet, Sempat Tak Sadarkan Diri Alami Hipotermia |
![]() |
---|
Diduga Alami Hipotermia, Satu Pendaki Dilaporkan Meninggal Dunia di Gunung Lawu |
![]() |
---|
Pria Asal Wonosobo Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Angkringan di Pengasih Kulon Progo |
![]() |
---|
Cerita Di Balik Selamatnya Pendaki Asal Malaysia yang Tergelincir di Gunung Rinjani |
![]() |
---|
Kembali Terulang, Seorang Pendaki Terjatuh di Gunung Rinjani |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.