Pria Asal Wonosobo Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Angkringan di Pengasih Kulon Progo
Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menyampaikan jasad pria tersebut ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu pagi.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo pada Rabu (30/07/2025).
Jasadnya ditemukan di dalam sebuah warung angkringan.
Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menyampaikan jasad pria tersebut ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu pagi.
"Yang menemukan adalah pemilik angkringan yang hendak membuka warungnya itu," jelasnya.
Saat hendak membuka angkringan, warga yang juga pemiliknya tersebut melihat sesosok pria tergeletak di tanah.
Posisinya saat itu miring seperti sedang tidur.
Pemilik angkringan pun sempat mendekat untuk memeriksa kondisi pria tersebut.
Namun ternyata, pria tersebut diketahui sudah meninggal dunia.
"Pemilik angkringan kemudian melapor ke Dukuh setempat dan ke polisi," ujar Sarjoko.
Baca juga: Kisah Anak Penderes Nira di Kulon Progo Melintasi Jalan Kampung yang Sulit, Akhirnya Raih Juara
Anggota Polsek Pengasih kemudian mendatangi lokasi bersama Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kulon Progo.
Pemeriksaan pun kemudian dilakukan terhadap jasad pria tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diketahui sudah meninggal dunia sekitar 3 jam sampai 4 jam lamanya.
Terdapat luka lecet di bagian pelipis, diduga akibat terbentur batu usai jatuh dari kursi yang digunakan untuk tidur.
"Korban diketahui berinisial SS (54), pria asal Wonosobo, Jawa Tengah," kata Sarjoko.
SS diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Adapun di tubuhnya tidak ditemukan tanda atau bekas penganiayaan.
Jasad SS pun kini sudah dibawa ke RSUD Wates untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini kepolisian masih terus mendalami penyebab utama meninggalnya SS.(*)
| 300an Guru Status JLOP Kulon Progo Belum Terima Honor Sejak Januari, Pemkab Bingung Skema Penggajian |
|
|---|
| Jumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat di Lendah 840 Orang, 25 Persennya Berasal dari Kulon Progo |
|
|---|
| Progres Sekolah Rakyat di Kulon Progo Lambat, Menko AHY Minta Pembangunan Dipercepat |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Belum Tentukan Skema WFH, Terkendala Atur Presensi Hingga Kinerja |
|
|---|
| Pebisnis Biji Kopi Asal Bangka Belitung Ditemukan Meninggal Dunia di Kos Ekslusif di Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jasad-pria-di-angkringan-di-Kulon-Progo.jpg)