Viral Medsos

Update Mahasiswa Baru UPN Veteran Yogyakarta Keracunan, Biaya Pengobatan Ditanggung Yonmek 403

Menurut data terkini, di JIH tinggal tiga mahasiswa yang rawat inap dan sebagian besar sudah dipulangkan.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Dok. Istimewa
Pihak kampus UPN Veteran Yogyakarta telah mengevakuasi para mahasiswa baru yang mengalami keracunan massal saat mengikuti kegiatan Pembekalan Bela Negara di Yonmek 403/WP, Jumat (18/8/2023) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - 96 mahasiswa baru Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta ( UPNVY ) mengalami keracunan saat mengikuti kegiatan outbound di Batalyon Infanteri Mekanis (Yonmek) 403/Wirasada Pratista di Sleman , Jumat (18/8/2023).

Dr. Ir. Singgih Saptono, MT, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerjasama (KKSP) UPN Veteran Yogyakarta menjelaskan, hari ini tinggal sedikit anak yang berada di Rumah Sakit (RS).

“Sebelumnya, di RSUP Dr Sardjito ada 19 anak, RS Condong Catur 18 anak, JIH 42 anak, RSA UGM 15 anak, RS Hermina 7 anak, RS Panti Rini 1 anak, Klinik Siaga 24 1 anak, Klinik Gading 1 anak dan Klinik di Kalasan 1 anak,” ujar Singgih kepada wartawan, Sabtu (19/8/2023).

Menurutnya,kini, di JIH tinggal tiga mahasiswa yang rawat inap dan sebagian besar sudah dipulangkan.

Dikatakan Singgih, tanda-tanda keracunan massal itu muncul ketika agenda outbound di Yonif Mekanik 403/Wirasada Pratista sudah selesai, Jumat sore.

Sebelum para mahasiswa baru pulang, mereka merasakan mual dan muntah-muntah.

Baca juga: Fakta Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Diduga Keracunan saat Outbound, Berawal dari Makan Siang

Namun, ada juga yang merasakan mual dan muntah itu ketika di rumah, sehingga kembali ke tempat outbound dan langsung ditangani.

Rasa mual dan muntah itu diduga berasal dari catering yang disediakan.

“Ada beberapa makanan, seperti nasi, kerupuk, lauk, ayam dan bakmi,” ujar Singgih.

Sampel makanan yang meracuni para mahasiswa pun sudah dibawa ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman .

“Kami kerja sama dengan kesatuan, termasuk Yonif Mekanik 403/Wirasada Pratista ini dan semua sudah disediakan kesatuan, catering juga. Pengobatan pun ditanggung oleh Yonif,” jelas dia lagi.

Dalam agenda tersebut, ada 715 anak yang dijadwalkan mengikuti outbound.

Dijelaskan Singgih, agenda Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) itu diselenggarakan selama tujuh hari, mulai 12-19 Agustus 2023.

Selain mahasiswa yang mengikuti outbound, ada juga yang mengikuti inbound di kampus untuk dikenalkan dengan pengembangan karakter dasar bela negara.

Mereka juga diajari dengan etika dan mitigasi bencana.

“Untuk outbound ini bekerja sama dengan tiga kesatuan, yang pertama Akademi Angkatan udara (AAU), Kopasgat dan Yonif Mekanik 403/WP ini,” tambah Singgih. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved