Berita Sleman Hari Ini

Update Tol Jogja-Solo : Pembebasan Lahan di Tirtoadi - Trihanggo Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

Pembebasan seratus persen di akhir tahun ini, diprioritaskan untuk tiga Kalurahan, yakni Tirtoadi, Tlogoadi dan Trihanggo.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM/Ahmad Syarifudin
Ilustrasi proyek pembangunan jalan Tol Jogja-Solo paket 2.2. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Lahan untuk pembangunan jalan Tol Jogja Solo di paket 2.2, yang menghubungkan Tirtoadi hingga Trihanggo dan sebagian Sendangadi, progres pembebasannya, telah mencapai lebih dari 56 persen.

Pengadaan lahan untuk membangun jalan bebas hambatan sepanjang 4 kilometer ini ditargetkan selesai dibebaskan pada akhir tahun ini. 

"Target kami di akhir tahun ini bisa (dibebaskan) 100 persen," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Yogya-Solo , Dian Ardiansyah, Rabu (16/8/2023). 

Dian menargetkan pembebasan seratus persen di akhir tahun ini, diprioritaskan untuk tiga Kalurahan.

Yakni Tirtoadi, Tlogoadi dan Trihanggo, yang merupakan trase utama jalan tol penghubung Jogja-Bawen.

Baca juga: Update Tol Yogya-Solo, Pengerjaan Konstruksi Dikebut, Target Ruas Kartasura-Klaten Selesai Desember

Sedangkan bidang terdampak di Kalurahan Sendangadi, yang saat ini masih dalam tahap identifikasi dan inventarisasi, merupakan bagian akhir ujung lintasan pintu masuk- keluar jalan tol. 

Menurut Dian, tahapan pengadaan lahan di Sendangadi sudah berjalan.

Diperkirakan ada sekitar 40an bidang yang terdampak.

Jumlah tersebut belum final, masih menunggu hasil pengukuran dan identifikasi BPN di lapangan. 

"Bisa jadi lebih, karena identifikasi BPN ini bisa berbeda dengan perencanaan sebelumnya. Karena bisa jadi, satu bidang (kondisi di lapangan) sudah pecah dua (bidang)," katanya. 

Progres pembebasan lahan di paket 2.2 ini sudah mencapai lebih dari 56 persen.

Di Kalurahan Tirtoadi, yang melintas di 7 padukuhan, yaitu padukuhan Sanggrahan; Janturan- Simping; Kaweden; Ketingan, Gombang; Rajek Lor; dan Sendari hampir mayoritas sudah dibebaskan.

Adapun di Kalurahan Tlogoadi, ada sejumlah bidang di tiga Padukuhan yang masih menunggu surat persetujuan pembayaran (SPP) dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Antara lain, di Padukuhan Karangbajang, Nglarang, dan Nambongan, masing-masing masih menunggu satu SPP dari LMAN. 

Sementara di Trihanggo, dari 69 bidang lahan terdampak di tiga padukuhan yaitu Ngawen, Kronggahan I dan Kronggahan II, yang mana sebagian di antaranya sudah mulai dibebaskan.

Pada Rabu (16/8/2023) terdapat 17 bidang lahan di Kalurahan ini yang dibebaskan dengan nilai UGR dibayarkan sebesar Rp 24 miliar. 

"Selain itu, untuk sultan ground di Tirtoadi, Tlogoadi, dan Trihanggo juga sudah keluar Izin palilah-nya sehingga sudah bisa dilakukan kontruksi di daerah itu," kata Dian.

Menurut dia, TKD maupun SG yang terdampak jalan tol Jogja - Solo di paket 2.2 ini sudah tidak ada halangan.

Namun demikian, di Tirtoadi ada SG yang berupa pemakaman, sehingga perlu dipikirkan bagaimana memindahkan makam tersebut. 

Baca juga: Update Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2, Progres Pembebasan Lahan Capai 56,59 Persen

Kontruksi 

Diketahui, tahapan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan Tol Yogya-Solo di paket 2.2 ini beriringan dengan tahapan kontruksi yang kini sudah dimulai.

Kontraktor pelaksana secara bertahap mulai membangun badan jalan dengan cara menimbun lahan yang telah dibayar atau dibebaskan. 

Projeck Director PT Adhi Karya, Oka Chandra Sukmana, selaku kontraktor yang membangun jalan tol Joglo paket 2.2 ini mengatakan, timbunan untuk membuat badan jalan bebas hambatan ini diambil dari quarry atau galian wilayah Salam, Magelang.

Timbunan yang dibutuhkan diperkirakan mencapai 400 ribu kubik.

Mengenai struktur kontruksi, Oka mengaku baru mulai persiapan membangun untuk saluran irigasi.

Sementara kontruksi struktur design elevated di sekitar Ring Road, baru akan dibangun pada bulan September mendatang. 

Pembangunan jalan bebas hambatan yang dianggarkan sekitar Rp 1, 1 triliun ini ditargetkan rampung Mei tahun 2024 mendatang.

"Iya. Targetnya 31 Mei rampung," katanya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved