Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Jaga Warga Jadi Elemen Penting untuk Deteksi Dini Kerawanan Sosial Masyarakat

Terbentuknya kelompok Jaga Warga di DIY menjadi penting untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan di DIY, khususnya Kota Yogyakarta .

Tayang:
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Christi Mahatma
Suasana Jagongan Jaga Warga DIY, Selasa (15/08/2023). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Anggota Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto ungkap beberapa masalah sosial di DIY yang harus ditangani bersama.

Masalah sosial pertama berkaitan dengan kemiskinan di DIY yang mencapai 11,49 persen. 

Angka pengangguran di DIY juga terbilang tinggi yaitu lebih dari 4 persen.

Kemudian gini rasio atau ketimpangan di DIY juga tertinggi se  Jawa-Bali.

Dan baru-baru ini, DIY dihadapkan pada masalah tata kelola sampah yang tidak sempurna. 

Baca juga: Jaga Warga Punya Tiga Posisi Penting untuk Wujudkan Pemilu Bermartabat dan Berbudaya di DIY

Menurut dia, perlu ada kerja bareng antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi masalah sosial tersebut. 

"Jadi pemerintah itu menyelesaikan kemiskinan, pengangguran, dan lainnya, masyarakat juga berperan dalam menjaga keamanan di lingkungannya. Kalau tidak diselesaikan (masalah sosial di DIY), mau dijagain kayak apa kerawanan sosial ini pasti terjadi," katanya dalam Jagongan Jaga Warga DIY, Selasa (15/08/2023). 

Terbentuknya kelompok Jaga Warga di DIY menjadi penting untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan di DIY, khususnya Kota Yogyakarta .

Apalagi Kota Yogyakarta merupakan pusat pemerintahan, bahkan pusat pariwisata di DIY. 

Eko menyebut ada tiga peran Jaga Warga, yaitu pencegahan sekaligus deteksi dini, bersama dengan lembaga masyarakat lain. 

"Ada Jaga Warga , Pabcatertib, Satlinmas, FKDM, FKPM, masih ada babinsa, bhabinkamtibmas, ditambah lagi polisi jaga warga. Kekuatannya sangat hebat, tinggal bagaiamana Pemkot memfasilitasi Lurah, dengan dukungan anggaran untuk kelembagaan masyarakat yang banyak banget ini," terangnya. 

Jaga Warga merupakan kelompok berbasis kampung, sehingga paham betul terkait peta kewilayahan. Sehingga perlu sinergi agar kerawanan sosial bisa diselesaikan di tingkat kampung.

Di samping itu, Jaga Warga berperan untuk memberikan edukasi pada masyarakat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan. 

"Sekarang ini kan semua kampung ada kegiatan 17an, bagus juga kalau kegiatan kebudayaan ini rutin digelar. Kebahagiaannya dapat, keamanannya dapat, ekonominya juga dapat," lanjutnya. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved