Sosok Raihanun Rinjani Pratomo, Bocah 10 Tahun Bisa Taklukkan Gunung Rinjani dalam 60 Jam Pendakian

Sosok Raihanun Rinjani Pratomo menarik perhatian warganet. Murid kelas 5 SD Cikal Serpong berhasil mencapai puncak Gunung Rinjani di usianya

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Yoseph Hary W
instagram @raihanun_rinjani
Sosok Raihanun Rinjani Pratomo, Bocah 10 Tahun Bisa Taklukkan Gunung Rinjani dalam 60 Jam Pendakian 

“Jam 1 aku udah bangun, tapi ibuku enggak bolehin naik karena masih terlalu malam. Jadinya jam 4 pagi, bangun siap-siap abis itu naik ke puncaknya. Campsite pelawangan ke puncak itu butuh 12 jam, jam 4 pagi jalan sampai puncak jam 4 sore," ungkap Hanun yang juga mahir dalam bermain skateboard ini.

Mendaki dalam waktu tempuh 12 jam, Hanun sama sekali tidak meminta untuk dibantu oleh tour guide maupun ayahnya.

Ia mendaki dengan ketentuan setiap tiga langkah berhenti dahulu dengan sisa-sisa kekuatan terakhirnya dengan penuh kesabaran.

"Pas mau ke puncak itu sih aku pakai tongkat gunung, didampingi ayah dan tour guide karena ibu enggak ikut dan stay di campsite. Sulit banget jalurnya, apalagi letter i. Letter i itu adalah bukit terakhir yang harus dilalui sebelum naik ke summit. Mostly soft sand jadi setiap 3 langkah berhenti dulu, istirahat semenit karena nanjak banget, terus kemiringan sekitar 45 derajat, berpasir, berbatu, kanan kiri jurang, ada kawah juga, ada gunung baru jadi," tutur Hanun.

Pujian demi pujian hadir untuk Hanun yang merupakan seorang anak perempuan berusia 10 tahun sebagai pendaki termuda saat pendakian Juni 2023 tersebut.

Sosok Raihanun Rinjani Pratomo, Bocah 10 Tahun yang Bisa Taklukkan Gunung Rinjani dalam 60 Jam Pendakian
Sosok Raihanun Rinjani Pratomo, Bocah 10 Tahun yang Bisa Taklukkan Gunung Rinjani dalam 60 Jam Pendakian (Dok. Sekolah Cikal)

Salah satu pujian juga datang dari pendaki Malaysia yang juga turut mengatakan ‘young Rinjani, meet old Rinjani’.

Bagi Hanun, terdapat 6 pelajaran hidup yang didapatkan melalui pengalaman pendakian ini, yaitu fokus terhadap tujuan, tidak pernah menyerah, tetap berjuang dan berusaha, mengontrol diri, peka terhadap diri sendiri, dan tidak memaksakan diri.

Baca juga: VIRAL, Penampakan Angin Puting Beliung Terekam Kamera Berputar-putar di Klaten saat Siang Bolong

"Aku perasaannya happy pasti, capek juga, I’m proud of myself, accomplished my goal. Happy, proud, bersyukur sampai puncak. Aku belajar untuk fokus ke target aku, never give up, keep trying, self-control, self awareness. Aku tau medan, tahu kondisi badan, tahu limit agar tidak dipaksakan," ungkap Hanun.

Ayah Hanun, Aryo, yang turut mendampingi pun mengungkapkan rasa terharunya ketika melihat detik-detik Hanun sampai ke puncak gunung tertinggi kedua di Indonesia itu.

"Saya menangis haru melihat Hanun sampai ke puncak. Kedua tour guide yang mendampingi pun semua terharu. Saya melihat ia desperate, dari ketawa, senyum, diam, ketawa, bengong sebelum sampai puncak. Saat sampe puncak itu hanya kita saja berempat, udah ga ada orang lagi. Di jalan itu tidur, nanti 5 menit jalan lagi. Dari yang ngajak ngobrol, nyanyi, dan lainnya. Fisik mungkin satu hal, tapi Hanun telah punya mental yang kuat dan tangguh," ungkapnya.

Hanun bercerita bahwa sejak kecil ia sudah terbiasa dengan aktivitas di luar rumah, baik itu di darat seperti camping, hiking, skateboarding maupun dan di laut seperti snorkling hingga diving.

Bahkan, sejak usia 7 tahun Hanun sudah mulai mendaki dan mencapai puncak gunung pertamanya yakni Gunung Ijen di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia.

"(Naik gunung) sejak 7 Tahun, jadi waktu itu pas 7 tahun pertama kali naik gunung Ijen Banyuwangi, karena Ibu sama Ayah pernah naik gunung juga," tutur Hanun.

Antusiasme Hanun dalam mengeksplorasi berbagai kegiatan luar rumah, termasuk keinginan mendaki gunung, dikatakannya semakin tinggi sejak ia mengetahui arti nama dirinya Raihanun Rinjani.

Ditambah, ia kerap menyaksikan video perjalanan pendakian gunung Rinjani dari kedua orangtua.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved