Kecelakaan KA Brantas

Cerita Penumpang Gerbong Paling Depan KA Brantas yang Tabrak Truk, Trauma hingga Tremor

Kisah tersebut juga viral di media sosial TikTok dengan akun @rizkya.glamlense dan ditonton oleh banyak orang. Dalam video tersebut, Rizkya mencerita

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Iwan Al Khasni
capture
Kereta Api (KA) Brantas jurusan Jakarta-Blitar terlibat kecelakaan dengan sebuah truk kontainer di Semarang, Jawa Tengah Selasa (18/7/2023) malam 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang penumpang Kereta Api (KA) Brantas yang tertabrak truk dan mengalami kebakaran pada Selasa (18/7/2023) menceritakan kisahnya.

Kisah tersebut juga viral di media sosial TikTok dengan akun @rizkya.glamlense dan ditonton oleh banyak orang.

Dalam video tersebut, Rizkya menceritakan bahwa saat itu adalah pengalaman pertama kalinya naik di gerbong paling depan.

Saat kejadian, ia duduk di kursi 5A di gerbong satu.

Dia itu mengaku tak menyangka kereta yang ditumpanginya bakal menabrak truk yang mogok di atas rel.

Namun, dia bersyukur bisa selamat dan keluar dari gerbong KA Brantas.

Karena dalam keadaan panik, Rizkya pun keluar dari gerbong tanpa membawa barang bawaannya.

UPDATE Kecelakaan KA Brantas : Tim Pemadam Berjuang Padamkan Api, Penumpang Panik Melompat
UPDATE Kecelakaan KA Brantas : Tim Pemadam Berjuang Padamkan Api, Penumpang Panik Melompat (ist)

Hanya tas dan handphonenya yang berhasil diselamatkan.

“Panik, tremor, semua kayak melayang, Keluar cuma bawa hp 1 dan tas karena kebetulan saat itu aku habis telponan sama tanteku, dan emang tas aku pegang terus sejak dari Jakarta,” tulisnya dalam videonya.

Baca juga: Kisah Anak Muda Magelang Tularkan Semangat Literasi Lewat Ruang Baca Gratis

Ia menceritakan sempat ingin keluar dari pintu depan, namun setelah melihat api akhirnya memutuskan untuk berlari lewat pintu belakang gerbong.

Saat berhasil turun dari kereta, ia langsung menangis dan memeluk teman yang berangkat bersamanya.

Namun, seketika ia baru menyadari bahwa satu handphonenya tertinggal di kereta.

Handphone tersebut adalah yang digunakannya untuk keperluan bekerja.

Usai meminta izin kepada petugas yang menjaga gerbong, ia dipersilahkan untuk naik untuk mencari handphonenya yang tertinggal.

Namun, dia tidak menemukan handphone tersebut di gerbong kereta itu.

Tiba-tiba, penjaga gerbong menyarankan Rizkya agar menelepon handphonenya yang hilang.

Baca juga: Awal Mula Kecelakaan KA Brantas: Kapolrestabes Semarang Beberkan Kronologi Kereta Api Hantam Trailer

Tak disangka, panggilan tersebut diangkat oleh seorang perempuan yang ternyata tak sengaja membawa handphone tersebut hingga ke rumahnya.

Rizkya kemudian mengabari keluarganya. Dia kemudian dijemput keluarga dan diantar ke rumah perempuan yang menemukan ponselnya.

Karena masih trauma menggunakan kereta, perempuan itu melanjutkan perjalanannya ke Solo dengan menggunakan mobil bersama dengan keluarganya.

Nasib baik, handphone itu terbawa di tangan orang yang tepat sehingga bisa dikembalikan dalam keadaan yang aman.

Kereta Api (KA) Brantas jurusan Jakarta-Blitar terlibat kecelakaan dengan sebuah truk kontainer di Semarang, Jawa Tengah Selasa (18/7/2023) malam
Kereta Api (KA) Brantas jurusan Jakarta-Blitar terlibat kecelakaan dengan sebuah truk kontainer di Semarang, Jawa Tengah Selasa (18/7/2023) malam (ist)

Kisah lain diceritakan oleh seorang penumpang KA Brantas.

Penumpang kereta yang tak ingin disebutkan namanya membagikan pengalaman langsungnya terkait dampak tabrakan tersebut.

Dia menjelaskan bahwa saat tabrakan terjadi, benturan yang dirasakan sangat keras.

“Saat itu, kereta berhenti mendadak dan terjadi benturan yang cukup keras," tuturnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: AHY Kunjungi Fisipol UGM, Bicara Tentang Demokrasi

Ia berada di gerbong ekonomi 2 saat tabrakan terjadi. Meskipun kejadian tersebut mencemaskan, kereta akhirnya berhasil melanjutkan perjalanannya.

"Kereta berangkat kembali dari stasiun Jerakah menuju Blitar. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa," ungkapnya dikutip dari Tribunews.

Setelah insiden tersebut, kereta yang terperangkap di jembatan langsung dievakuasi ke stasiun Jeraka bersama dengan seluruh penumpangnya.

Sekitar pukul 21.50 WIB, kereta melanjutkan perjalanan lagi ke Blitar, Jawa Timur dengan lokomotif pengganti.

Selama proses ini, penumpang berhasil menjaga ketenangan mereka.

“Situasi aman. Kami sempat dievakuasi ke Jerakah," katanya menambahkan.

Meski beberapa penumpang mengalami luka-luka, semua penumpang di kereta eksekutif 1 atau kereta yang berada tepat di belakang lokomotif dinyatakan aman.

Sebelumnya diberitakan Kereta Api Brantas dengan nomor KA 112, rute dari Pasar Senen menuju Blitar mengalami tabrakan di palang pintu Jalan Madukoro Raya, Semarang, Jawa Tengah.

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved