Mayat Diduga Korban Mutilasi di Turi

BREAKING NEWS: Perilaku Tak Wajar Pemicu Kasus Mutilasi di Sleman

Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta akhirnya membuka tabir di balik kasus mutilasi mahasiswa kampus swasta di Yogyakarta

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
Indekos di wilayah Krapyak, Triharjo, Kabupaten Sleman yang disebut jadi lokasi mutilasi yang dilakukan oleh pelaku 

Tribunjogja.com Sleman - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta akhirnya membuka tabir di balik kasus mutilasi mahasiswa kampus swasta di Yogyakarta.

Berikut kronologi mutilasi yang menyebabkan korban Redho Tri Agustian meninggal kemudian dimutilasi oleh Waliyin warga asal Kajoran Magelang dan RD asal Jakarta Selatan.

Menurut polisi, antara korban dan dua tersangka saling kenal.

Mereka tergabung dalam satu grup sosial media, polisi menyebut grup itu sebagai tidak wajar.

Sebelum pertemuan ketiganya di kosan wilayah Krapyak, Triharjo, Kabupaten Sleman, tersangka Waliyin mengundang RD asal Jakarta datang ke Yogyakarta.

Singkat cerita, ketiga melakukan aktivitas tidak wajar yang pada akhirnya menyebabkan korban Redho Tri Agustian meninggal dunia.

Karena panik, keduanya kemudian berusaha menghilangkan jejak dengan cara melakukan mutilasi.

Keduanya juga berencana membuang potongan tubuh korban ke sejumlah tempat agar tidak ditemukan.

Termasuk berusaha menghilangkan sidik jari korban yang sudah terpotong. 

Baca juga: Pengakuan Teman Kampus Tomi Korban Mutilasi di Sleman, Merinding Tiap Kali Ingat

Berikut fakta-fakta terbaru kasus mutilasi yang menimpa mahasiswa asal Pangkalpinang, Bangka Belitung, bernama Redho Tri Agustian.

1. Teman Satu Komunitas

Antara korban dan pelaku (Waliyin dan RD) saling kenal.

Mereka ada dalam satu komunitas di media sosial.

Ketiganya, berdasarkan penyelidikan polisi melakukan aktivitas kekerasan tak wajar yang mengakibatkan korban meninggal.

Korban dan para pelaku melakukan aktivitas tidak wajar di kamar kos di wilayah Krapyak Triharjo, Sleman, pada Selasa (11/7) malam.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved