Morfologi Kubah Barat di Puncak Merapi Berubah, Suhunya Capai 500 Derajat Celcius
Kubah barat daya diperkirakan memiliki volume sebesar 2.465.900 meter kubik.Sementara suhunya mencapai 500 derajat celcius.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Berdasarkan pengamatan pada Senin (10/7/2023) pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Merapi masih menunjukkan aktivitas vulkanik berupa guguran lava dan awan panas.
BPPTKG mencatat, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi, setinggi 100 meter di atas puncak kawah.
Selain itu, teramati pula guguran lava pijar sebanyak 12 kali dengan jarak luncur maksimum 1700 ke arah barat atau Kali Gebeng.
Masih berpotensi bahaya, guguran lava dan awan panas Gunung Merapi, antara lain menuju:
Sektor selatan-barat daya, meliputi: Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer (km) Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Sektor tenggara, meliputi: Sungai Woro sejauh maksimal 3 km Sungai Gendol 5 km.
Bukan hanya itu, potensi bahaya juga meliputi lontaran material vulkanik apabila terjadi letusan eksplosif yang dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Imbauan untuk masyarakat BPPTKG mengimbau, agar masyarakat tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah dengan potensi bahaya di atas.
Masyarakat juga diminta untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
Serta, mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar wilayah Gunung Merapi.
"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," pungkas BPPTKG. (*)
Update Aktivitas Gunung Merapi, Kamis 28 Agustus 2025: Tercatat 25 Kali Gempa Guguran |
![]() |
---|
Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Sejauh 1,6 Km ke Arah Barat Daya |
![]() |
---|
Aktivitas Gunung Merapi, Kamis 21 Agustus 2025: Teramati 8 Kali Guguran Lava ke Arah Barat Daya |
![]() |
---|
Aktivitas Gunung Merapi, Rabu 20 Agustus 2025: Teramati Ada 6 Kali Guguran Lava |
![]() |
---|
Krisis Air Bersih Empat Desa Lereng Gunung Merapi Wilayah Klaten |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.