Kisah Inspiratif
Sosok Timbul Raharjo, Seniman Patung Bantul yang Karyanya Mendunia
Timbul Raharjo merupakan seniman patung yang juga aktif di Sentra Kerajinan Gerabah Kasongan, sudah banyak karyanya yang dikirim ke luar negeri.
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kabupaten Bantul kaya akan orang-orang kreatifnya. Berbagai jenis kerajinan telah banyak dihasilkan seperti batik, bambu, gerabah dan lainnya.
Maka dari itu, Kabupaten Bantul pun tengah berupaya untuk masuk dalam kota kreatif dunia versi UNESCO.
Salah satu sosok yang berperan dalam memajukan industri kreatif di Bantul, termasuk mendukung Bantul menjadi kota kreatif dunia adalah Timbul Raharjo.
Baca juga: Komisi A DPRD DIY Fasilitasi Pelaku Wirausaha Baru di Kulon Progo Bimtek Peningkatan Kapasitas Usaha
Timbul Raharjo merupakan seniman patung yang juga aktif di Sentra Kerajinan Gerabah Kasongan, sudah banyak karyanya yang dikirim ke luar negeri.
Selain aktif berkesenian, saat ini ia juga menjabat sebagai Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, salah satu perguruan tinggi seni di Indonesia.
Nama besarnya tak diraih secara instan, perlahan-lahan ia menapaki dunia seni hingga akhirnya bisa sampai ke posisinya saat ini.
Meski lahir dan besar di Kasongan, Timbul mengatakan bahwa keluarganya bukan berlatar belakang perajin gerabah.
Orang tuanya merupakan pedagang dan saat kecil, Timbul bahkan belum mengenal seni meski tinggal di Kasongan.
“Sejak kecil tidak tahu seni, baru sejak SMP mengenal hiasan kecil-kecil, hingga akhirnya kuliah sudah paham seni, akhirnya membuat souvenir kemudian dijual, sampai sekarang,” ujarnya.
Saat ini dalam setahun ia mampu memproduksi 60 desain baru.
Tentu saja, dalam menjual sebuah produk karya tidak semudah kelihatannya.
Apalagi bagi Timbul, dulu ia tidak memiliki ilmu kewirausahaan seperti yang saat ini banyak diterapkan di perguruan tinggi.
Ia melihat, sebelum tahun 2000, pengusaha mendapat ilmunya dari pengalaman yang didapat sendiri.
“Dulu ketika saya kuliah belum ada mata kuliah kewirausahaan, kita hanya dicetak menjadi orang pintar, memikirkan produk saja, tetapi tidak bisa membawa produk itu mau ke mana,” terangnya.
Timbul mengatakan bahwa secara alamiah dirinya suka membuat produk seni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Seniman-patung-sekaligus-Rektor-ISI-Yogyakarta-Timbul-Raharjo.jpg)