Waspada, Makan Jeroan Daging Kurban Iduladha Bisa Bikin Kolestrol Naik

Daging organ, yang lebih dikenal sebagai jeroan, merupakan organ hewan yang biasa dikonsumsi dan diolah menjadi berbagai hidangan.

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
www.kabarkuliner.com
Ilustrasi jeroan sapi 

Namun, jika pola makan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, hal ini dapat memengaruhi kadar kolesterol darah.

Satu analisis telah mengamati 40 studi prospektif tentang asupan kolesterol dalam makanan dan risiko kesehatan.

Hasilnya, kolesterol dalam makanan tidak terkait secara signifikan dengan penyakit jantung atau stroke pada orang dewasa yang sehat.

Namun, tinjauan lain dari 6 studi jangka panjang pada orang dewasa di Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa asupan yang kolesterol meningkat akan meningkat risiko penyakit kardiovaskular hingga kematian.

Sementara, peran kolesterol dalam makanan mungkin tidak jelas, makanan rendah lemak jenuh sangat terkait dengan kesehatan jantung yang baik.

Jika asupan makanan yang tinggi lemak jenuh dikurangi, asupan kolesterol juga menurun.

Dalam beberapa kasus, para ahli menyarankan agar lebih berhati-hati.

The American Heart Association menyarankan agar orang dengan kolesterol tinggi mungkin perlu membatasi makanan yang mengandung kolesterol tinggi, terutama jika menderita diabetes atau peningkatan risiko gagal jantung.

Ditambah lagi, tampaknya ada subkelompok individu, sekitar 1 dari 4 orang, yang sensitif terhadap kolesterol dalam makanan.

Bagi kelompok ini, mengonsumsi makanan tinggi kolesterol dapat menyebabkan peningkatan kolesterol total.

Kandungan jeroan Profil nutrisi jeroan dapat berbeda-beda, bergantung pada sumber hewan dan jenis organnya.

Namun, sebagian besar jeroan sangat bergizi. Jeroan sangat kaya akan vitamin B, seperti vitamin B12 dan folat.

Baca juga: Gunungkidul Terima 2 Ribu Kambing Kurban Iduladha dari Singapura

Jeroan juga tinggi mineral, termasuk zat besi, magnesium, selenium dan seng, serta vitamin penting yang larut dalam lemak, termasuk vitamin A, D, E dan K.

Selain itu, jeroan merupakan sumber protein yang baik. Terlebih lagi, protein hewani menyediakan 9 asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi secara efektif.

Dengan demikian, mengutip Medical News Today, banyak jeroan yang memiliki nilai gizi yang tinggi dan bisa bermanfaat bagi tubuh dalam banyak hal.

Namun, tetap ada risiko jika makan terlalu banyak jeroan, terlebih bagi yang memiliki masalah kolesterol atau penyakit lain.

Secara umum, selama dikonsumsi dalam jumlah sedang, jeroan bisa menjadi bagian yang sehat dari pola makan yang seimbang.

 

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved