Berita Gunungkidul Hari Ini

Tim SAR Evakuasi Perahu Terdampar di Pantai Sadeng Gunungkidul, Satu Nelayan Selamat

Satu perahu nelayan terdampar di bebatuan karang Pantai Sadeng, Kalurahan Songbanyu, Girisubo, Gunungkidul, Rabu (28/06/2023). Tidak ada korban jiwa

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul
Perahu nelayan yang berhasil dievakuasi anggota SAR dan nelayan di Pantai Sadeng, Girisubo, Gunungkidul, Rabu (28/06/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Satu perahu nelayan terdampar di bebatuan karang Pantai Sadeng, Kalurahan Songbanyu, Girisubo, Gunungkidul, Rabu (28/06/2023). Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko mengatakan perahu tersebut berasal dari Pacitan, Jawa Timur.

"Perahunya dinahkodai Kamil (33), nelayan asal Pacitan," jelas Sunu.

Baca juga: Masjid Al-Azhar Kroco Kulon Progo Bagikan Daging Kurban Pakai Anyaman Daun Kelapa

Peristiwanya terjadi sekitar pukul 08.50 WIB pagi tadi. Kamil saat itu bermaksud melaut kembali ke Pacitan setelah sempat berlabuh di pelabuhan Pantai Sadeng.

Namun setibanya di dekat pemecah gelombang, mesin perahu mendadak mati. Perahunya pun kemudian terbawa arus laut hingga akhirnya terdampar di bebatuan karang depan pemecah gelombang.

"Tim SAR bersama nelayan kemudian diterjunkan untuk melakukan evakuasi," kata Sunu.

Saat hendak dievakuasi, kondisi perahu sudah terisi air laut. Anggota SAR pun memilih untuk menyelamatkan mesin hingga alat-alat lainnya terlebih dahulu.

Setelahnya, upaya evakuasi perahu pun dilakukan. Menurut Sunu, perahu berhasil kembali dibawa ke daratan setelah ditarik bersama para nelayan.

"Nelayan yang di kapal juga selamat tanpa luka, begitu juga barang-barang miliknya," ungkapnya.

Adapun ini merupakan kejadian kedua di perairan Pantai Sadeng. Sebelumnya, satu kapal nelayan juga terdampat dan hingga kini evakuasi belum berhasil dilakukan.

Sunu mengatakan jika kapal tersebut sudah sulit untuk dievakuasi lantaran sudah dipenuhi air. Posisi kapal pun kini masih berada di bebatuan karang dekat pemecah gelombang.

"Rencananya kapal tersebut akan kami bongkar untuk memudahkan evakuasi," ujarnya. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved