Berita Kriminal

Polisi Masih Buru Satu Maling yang Curi Laptop di Kos-kosan Sleman 

Pelaku FS diduga turut melakukan aksi pencurian laptop di Manggung, Caturtunggal bersama dengan pelaku WM.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kapolsek Bulaksumur Polresta Sleman, AKP Ngadi, menunjukkan pelaku berikut barang bukti pencurian laptop di Mapolsek Bulaksumur, Kamis (15/6/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Unit Reskrim Polsek Bulaksumur, Polresta Sleman, masih memburu satu lagi pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian laptop mahasiswa di sebuah Indekos di wilayah Manggung, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman.

Inisial terduga pelaku sudah dikantongi namun hingga kini masih buron. 

"Satu (pelaku) lagi yang masih dalam pencarian. Inisialnya FS, tinggal di luar kota. Masih dalam pencarian. Mudah-mudahan tidak lama lagi, bisa kami amankan," kata Kapolsek Bulaksumur, AKP Ngadi, Kamis (15/6/2023). 

Pelaku FS diduga turut melakukan aksi pencurian laptop di Manggung, Caturtunggal bersama dengan pelaku WM.

Peran FS sebagai Jongki sepeda motor sedangkan pelaku WM sebagai eksekutor yang mengambil laptop.

Pelaku masuk ke dalam indekos dengan memanjat toren air lalu masuk melalui angin-angin atau Boven di lantai dua. 

Sasaran aksi pencurian kedua pelaku ini acak. Namun selalu menyasar laptop di kos-kosan, dengan korban mahasiswa.

Pelaku WM sudah ditangkap Polisi pada 13 Juni di wilayah Jetis, Bantul.

Sedangkan pelaku FS asal Kasihan, Bantul saat ini masih dalam pencarian pihak berwajib.

Kedua pelaku, WM dan FS, merupakan sama-sama residivis. 

"Mereka berkenalan di lapas," terangnya. 

Diketahui, pencurian laptop di Manggung, Caturtunggal dilakukan pelaku WM bersama dengan rekannya, FS, pada 17 Mei 2023 sekira pukul 03.00 WIB.

Awalnya, WM dan FS berboncengan sepeda motor berputar-putar di tempat- tempat indekos di Kalurahan Caturtunggal.

Mereka lalu berhenti di sebuah tempat di Gang Pandega Martha, Manggung. 

"Satu pelaku (WM) lalu memanjat ke toren (air). Di lantai dua, pelaku membuka boven yang saat itu tidak dikunci. Setelah membuka angin-angin itu langsung mengambil laptop dan pergi," kata Ngadi.

Pelaku malam itu mengambil dua laptop merk Asus yang diletakkan di atas meja.

Pelaku juga mengambil tas dan uang tunai Rp500 ribu.

Total kerugian yang dialami korban Rp7,5 juta.

Korban yang mengetahui barang-barang berharganya telah raib lalu melapor ke Polisi.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved