Berita Jogja Hari Ini

Pemkot Yogya Berikan Edukasi Penyembelihan Hewan Kurban yang Benar

Tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar harus dilakukan untuk meminimalisasi rasa sakit atau stress pada hewan kurban tersebut. 

Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Diskominfo Kota Yogyakarta
Sejumlah takmir atau panitia kurban dari Kota Yogya sedang mengikuti Workshop dan Praktek Pemotongan Hewan Kurban Sapi di STAIM Kota Yogyakarta, Selasa (13/6/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mendekati Iduladha 2023, Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan Workshop dan Praktek Pemotongan Hewan Kurban Sapi yang diikuti oleh 100 takmir atau panitia kurban, di STAIM Kota Yogyakarta , Selasa (13/6/2023).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta , Suyana, mengatakan, tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar harus dilakukan untuk meminimalisasi rasa sakit atau stress pada hewan kurban tersebut. 

Walau penyembelihan hewan kurban itu telah sering dilakukan oleh masyarakat terutama takmir atau panitia kurban, namun ia menilai masih ada beberapa standar prosedur penyembelihan hewan kurban kurban yang belum sesuai.

"Padahal hal itu dapat membuat sapi atau kambing stress. Harus ada panitia pokok untuk menyembelih hewan kurban maksimal tiga orang saja," jelasnya melalui keterangan resmi Diskominfo Kota Yogyakarta .

Melalui hal itu, sejumlah takmir masjid atau panitia kurban diberikan ilmu berupa penanganan hewan kurban saat datang, tata cara menyembelih hewan kurban , penanganan daging hewan kurban setelah dipotong sampai dengan pengulitan dan boning.

Baca juga: Penjual Hewan Kurban di Kota Yogyakarta Jual Sapi dengan Harga Rp16-55 Juta

"(Pelaksaan Workshop dan Praktek Pemotongan Hewan Kurban Sapi) kami mengajak praktisi dokter hewan dan tim penyembelihan hewan kurban agar peserta bisa lihat secara langsung dan dapat mempraktikkan ketika nanti Iduladha (tiba) di wilayah masing-masing," jelas Suyana.

Kendati begitu, Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan  Sri Panggarti, mengatakan, warga bisa memanfaatkan Rumah Potong Hewan (RPH) mulai hari H hingga tiga hari setelah Iduladha dengan kuota 240 ekor sapi dan 160 ekor kambing. 

"Adanya kuota ini karena keterbatasan kandang istirahat hewan," katanya.

Selain itu, untuk pendaftaran pemotongan hewan di RPH, masyarakat Kota Yogyakarta bisa langsung ke Kantor Baznas Kota Yogyakarta yang berada di Masjid Diponegoro Balai Kota Yogyakarta .

"Walaupun libur kami tetap melayani masyarakat. Selain itu kami juga melibatkan kurang lebih 60 petugas yang terdiri dari petugas RPH dan paguyuban juru kelet untuk kegiatan pemotongan hewan kurban di RPH agar dalam pelaksanaan berjalan dengan lancar," urai dia.

Ia turut berpesan, kepada para pedagang yang mendatangkan hewan dari luar kota, untuk membawa surat keterangan kesehatan hewan yang dapat diberikan ke panitia.

Hal itu dinilai penting diterapkan, untuk memastikan bahwa hewan tersebut sehat saat masuk ke Kota Yogyakarta .( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved