Berita Pendidikan Hari Ini

Viral Medsos, Romo Anthonius Michael Lulus Ujian Doktor di UIN Sunan Kalijaga, Netizen Apresiasi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang Romo atau panggilan untuk Imam Katolik bernama Anthonius Michael mengikuti ujian doktor di

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Sidang doktoral Romo Anthonius Michael di UIN Sunan Kalijaga, 31 Mei 2023 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang Romo atau panggilan untuk Imam Katolik bernama Anthonius Michael mengikuti ujian doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta.

Dalam video yang dibagikan oleh akun Tiktok @romobobsmf itu, tertulis keterangan “ujian promosi doktor Romo Katolik di Univ. Islam Negeri”.

Adapun ujian doktoral diselenggarakan di Gedung Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga di Caturtunggal, Depok, Sleman pada 31 Mei 2023 lalu.

Baca juga: Pemkab Sleman Dorong Pengembangan Budidaya Semangka Karena Kebutuhan Konsumsi Tinggi

Video berdurasi 3 menit 36 detik itu ditonton lebih dari 165 ribu kali dan mendapat apresiasi dari netizen.

Romo Anthonius mempertahankan disertasinya yang berjudul Interaksi Agama dan Tradisi Lokal: Studi Akulturasi dan Aprosiasi dalam Bangunan Rumah Ibadah Masjid Agung Rantepao dan Gereja Santa Theresia Rantepao di Toraja.

Dengan disertasi itu, dia membahas studi akulturasi pada bangunan masjid dan gereja yang dijadikan objek penelitian.

Penggunaan unsur-unsur budaya Toraja dalam arsitektur bangunan maupun ragam hias merupakan hal yang dicermati dalam konteks pengembangan iman lebih lanjut.

Implementasi nilai dan pandangan agama juga memengaruhi dalam progres integrasi terkait penggunaan simbol maupun unsur lain dalam bangunan masjid dan gereja.

Romo Anthonius sendiri merupakan mahasiswa Program Doktor Studi Islam UIN Sunan Kalijaga bagi salah satu formator di Seminari Tinggi Anging Mammiri Yogyakarta

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Al Makin, dalam sidang tersebut memuji disertasi Romo Anthonius.

“Kita sudah lama berelasi dengan kampus Katolik, misalnya dengan Universitas Sanata Dharma. Kita juga mengirim Muslim untuk belajar di kampus Katolik, belajar sejarah gereja, perjanjian lama dan baru,” ujar Al Makin dalam sidang tersebut.

Dikatakannya, pertukaran tersebut dilakukan agar orang-orang Muslim terbuka dengan adanya perbedaan dan tidak keliru ketika berbicara tentang agama lain.

“Biar kalau ngomong itu tidak salah, yang belajar bukan hanya orang Katolik,” tukasnya.

Warganet pun mengapresiasi ujian tersebut. Mereka menilai, apa yang dilakukan UIN Suka adalah bentuk toleransi antaragama yang sejuk dan sangat Indonesia.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved