Berita Sleman Hari Ini
Tiap Bulan, Rata-rata Terjadi 8 Kasus Kebakaran di Sleman
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun pekatnya asap mengakibatkan 6 karyawan pabrik sempat dilarikan ke RSUD Sleman.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jumlah kasus kebakaran di Kabupaten Sleman terbilang cukup tinggi.
Setiap bulan rata-rata lebih kurang terjadi 8 kasus kebakaran .
Penyebab musibah tersebut beragam.
"Rata rata tiap bulan kurang lebih 8 kali kejadian (kebakaran). Sebagian besar disebabkan konsleting listrik, gas LPG, pembakaran sampah dan lainnya," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman , Sutriyanta Rabu (17/5/2023).
Luas wilayah dan kepadatan penduduk dinilai menjadi satu di antara faktor kerentanan kasus kebakaran di Kabupaten Sleman .
Dalam dua hari ini, Selasa dan Rabu (16-17/5/2023) terjadi dua insiden kebakaran .
Pertama terjadi di pabrik kain yang terjadi di Jalan Magelang, kilometer 14, Medari Sleman .
Insiden kebakaran yang terjadi pada Selasa sore itu menghanguskan mesin dan dua blower dalam ruang produksi seluas lebih kurang 500 meter persegi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Satu Unit Rumah di Padukuhan Blunyah Gede Sleman
Untuk memadamkan api, damkar Sleman menerjunkan 4 armada pemadam kebakaran .
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun pekatnya asap mengakibatkan 6 karyawan pabrik sempat dilarikan ke RSUD Sleman karena mengalami gangguan pernafasan.
Sementara kebakaran kedua terjadi pada Rabu (17/5/2023) dinihari, sekira pukul 02.40 WIB di sebuah ruko tiga lantai di Sagan, Caturtunggal, Kapanewon Depok.
Kebakaran tersebut diawali warga mendengar suara ledakan 2 sampai 3 kali dari bangunan ruko.
Ketika dilihat, api ternyata sudah membesar.
Saat itu juga saksi menghubungi damkar UGM .
Karena kebakaran cukup besar Damkar UGM kemudian meminta bantuan armada di grup Damkar DIY.
Total ada 8 armada yang berupaya melakukan pemadaman.
"Kebakaran tertangani sekitar 1 jam 42 menit, dibantu oleh Damkar UGM, Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul," kata Sutriyanta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tetapi kerugian berupa bangunan ruko bertingkat dengan luas bangunan yang terbakar sekira 135 meter.
Untuk penyebab kebakaran sejauh ini belum diketahui.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tiap-Bulan-Rata-rata-Terjadi-8-Kasus-Kebakaran-di-Sleman.jpg)