Warga Gunungkidul Tewas Tertembak

KESAKSIAN Keluarga Korban Tembakan Senapan Polisi di Girisubo Gunungkidul: Harus Ada Keadilan

"Memang tidak disengaja, tapi itu sebuah kelalaian," kata Totok pada wartawan, Senin (15/05/2023). Menurutnya, kelalaian tersebut menyebabkan hilangny

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Suasana rumah korban penembakan di Pedukuhan Wuni, Kalurahan Nglindur, Girisubo, Gunungkidul, Senin (15/05/2023). Korban bernama Aldi Aprianto (20) meninggal dunia usai tertembak, diduga dari petugas kepolisian pada Minggu (14/05/2023) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Aldi Aprianto (20), warga Pedukuhan Wuni, Kalurahan Nglindur, Girisubo Gunungkidul jadi korban penembakan pada Minggu (15/05/2023). Ia pun meninggal dunia akibat peristiwa ini.

Keluarga hingga warga Wuni kini berduka dengan kejadian tersebut.

Apalagi ada dugaan tembakan berasal dari senjata aparat kepolisian yang tak sengaja dilepas.

Totok Wahyudi, sepupu korban menyayangkan peristiwa yang terjadi pada Minggu malam kemarin.

Baca juga: Satu Oknum Polisi Disebut Menyerahkan Diri Seusai Tragedi Penembakan di Girisubo Gunungkidul

Baca juga: Dukuh Wuni Girisubo Gunungkidul Benarkan Peristiwa Penembakan yang Menewaskan Warganya

"Memang tidak disengaja, tapi itu sebuah kelalaian," kata Totok pada wartawan, Senin (15/05/2023).

Menurutnya, kelalaian tersebut menyebabkan hilangnya nyawa sepupunya.

Apalagi Aldi dikenal sebagai orang yang pendiam, dan saat kejadian tidak terlibat kericuhan yang memicu tembakan tersebut.

Aldi diketahui menjadi panitia acara hiburan yang digelar semalam.

Totok sendiri juga sempat hadir di lokasi, sampai akhirnya ada keributan antar warga.

"Saya saat itu balik badan karena tak ingin terlibat, lalu ada suara tembakan," tuturnya.

Awalnya Totok menduga tembakan dilepaskan ke atas dengan tujuan membubarkan massa.

Namun ternyata justru mengarah ke bawah dan mengenai Aldi hingga akhirnya meninggal dunia di RSUD Wonosari.

Pihak keluarga bersama warga kini berupaya untuk terus mengawal kasus ini.

Koordinasi dilakukan dengan Polsek Girisubo dan Polres Gunungkidul dalam penanganan kasus ini.

"Proses hukum tetap berjalan dan harus ada keadilan dari kejadian ini," kata Totok.

Dukuh Wuni, David Nurvianto mendapat informasi jika aparat yang dimaksud sudah menyerahkan diri ke Polres Gunungkidul.

Pihaknya pun kini menunggu proses selanjutnya.

Saat kejadian, aparat tersebut sedang berada di atas panggung.

Ketika terjadi kericuhan, ia turun ke bawah dengan maksud membubarkan massa.

"Saat itu situasinya sudah agak kondusif," ungkap David.

Sepengetahuan David, aparat tersebut membawa senjata jenis laras panjang.

Tembakan diduga terlepas saat ia turun dari panggung dan pelatuknya tertarik.

Tembakan pun mengenai Aldi yang sedang duduk di bawah panggung.

Satu peluru disebut mengenai punggung bagian atas tembus ke pinggang korban.

"Korban sempat dilarikan ke Puskesmas, lalu dirujuk ke RSUD Wonosari hingga akhirnya meninggal dunia di sana," jelas David. (alx)
 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved