Berita Kulon Progo Hari Ini

Tebing Setinggi 10 Meter Longsor dan Jebol Dinding Rumah Warga Sentul Kulon Progo 

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kulon Progo pada Kamis (4/5/2023) kemarin menyebabkan tanah longsor di beberapa titik. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Warga dibantu babinsa dan bhabinkamtibmas setempat melakukan kerja bakti pembersihan material longsoran yang mengenai rumah Ponidi, warga Sentul, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (5/5/2023). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kulon Progo pada Kamis (4/5/2023) kemarin menyebabkan tanah longsor di beberapa titik. 

Satu di antaranya, mengenai rumah Ponidi (51), warga Sentul, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang. 

"Akibat hujan disertai angin kencang dan petir semalam ada 6 kejadian. 3 kejadian pohon tumbang, 2 kejadian longsor menutup jalan dan 1 kejadian longsor mengenai rumah utama bagian depan pak Ponidi di Sentul, Kalibawang," kata Sunardi, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kulon Progo, Jumat (5/5/2023). 

Baca juga: Kunjungan Wisatawan Saat Libur Lebaran 2023 Tinggi, Destinasi Wisata di Gunungkidul Semakin Diminati

Berdasarkan asesmen jajarannya, longsoran tanah berasal dari tebing di samping rumah Ponidi. Dengan tinggi tebing 10 meter, panjang longsoran 5 meter dan tebal material yang longsor 2 meter. Material longsoran kemudian menjebol dinding rumah. 

Upaya tindak lanjut, BPBD Kulon Progo telah berkoordinasi dengan pihak desa untuk pemberian logistik dan terpal untuk menutup rekahan. Bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras, gula, teh dan susu. 

Pihak desa juga menggerakkan warga setempat untuk melakukan kerja bakti pembersihan material longsoran. 

"Saya tadi koordinasi dengan pihak desa juga akan memberikan bantuan untuk pemulihan," ucapnya.  

Terpisah Kapolsek Kalibawang, Kompol Sutarno menambahkan, rumah Ponidi dihuni bersama istri, 2 anak dan 1 cucu. 

Pasca kejadian ini, mereka telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. 

"Pak Ponidi beserta istri, anak dan cucunya diungsikan ke rumah saudaranya yang berjarak kurang lebih 50 meter dari rumahnya," katanya. 

Dengan adanya kejadian tersebut, ia mengimbau kepada seluruh warganya agar lebih waspada ketika terjadi cuaca ekstrem. 

"Apabila diperlukan mengungsi sementara dipatuhi untuk menghindari korban jiwa," imbaunya. (scp)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved