Berita Sleman Hari Ini

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Tinjau Pasar Murah di Sleman, Antrean Warga Mengular 

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) ditemani Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo beserta suami, Sri Purnomo meninjau gelaran pasar murah 2023

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Ahmad Syarifudin
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan suami, Sri Purnomo di Pasar Murah 2023 di Kalurahan Maguwoharjo Sleman, Sabtu (29/4/2023) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) ditemani Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo beserta suami, Sri Purnomo meninjau gelaran pasar murah 2023 yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan di Kabupaten Sleman, pada Sabtu (29/4/2023).

Dalam gelaran tersebut, minyak goreng diborong Sri Purnomo sementara gula pasir diborong Bupati Sleman.

Dua komoditas tersebut lalu dibagikan gratis kepada masyarakat. 

Baca juga: Jelang Tahun Politik, Masyarakat Diminta Teladani Kiprah HOS Tjokroaminoto 

"Tadi minyak goreng (harganya) Rp13.500/ liter. Tapi diborong sama Pak Sri Purnomo dan dibagikan gratis. Kalau gula diborong Bupati Sleman dan dibagikan gratis. Lainnya beli. Saya yang menyediakan barangnya," kata Zulkifli Hasan

Informasi yang diterima Tribun Jogja, total ada 1.020 paket untuk komoditas minyak goreng dan 500 paket gula pasir yang dibagikan gratis kepada masyarakat.

Minyak goreng seharusnya dijual dengan harga Rp 13.500 sementara gula Pasir di banderol dengan harga Rp 13.000/ kg.

Dua komoditas tersebut diborong dan dibagikan gratis. Sedangkan komoditas lain, seperti beras dan telur ayam, warga harus membelinya dengan harga yang dinilai lebih rendah dari pasaran. 

Pasar murah 2023 di Kabupaten Sleman digelar serentak di dua lokasi.

Di Kalurahan Maguwoharjo dan di Kapanewon Ngaglik.

Menurut Zulhas, pasar murahs sengaja digelar untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga yang relatif terjangkau.

Sebab, distribusi barang dengan truk besar di momen arus balik belum sepenuhnya diperbolehkan beroperasi. Yang diperbolehkan hanya truk kecil.

Di samping itu, toko ataupun warung disejumlah pasar banyak yang belum buka, karena pedagang masih ada yang libur berjualan. 

"Maka kami bersama Bupati Sleman mengadakan bazaar. Mudah-mudahan bisa membantu. Minyak goreng beras telur dan lain-lain dengan harga pabrik," kata Zulhas. 

Lebih lanjut, Politisi Partai Amanat Nasional ini memastikan, meskipun distribusi masih belum sepenuhnya lancar namun ketersediaan bahan pangan di masyarakat tercukupi.

Ia berharap, pada H+7 lebaran atau Minggu depan, arus distribusi barang sudah mulai kembali lancar. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved