Begini Klarifikasi Ditjen Pajak Soal Keluhan Soimah

Ini pendopo belum jadi, udah dikelilingi sama orang pajak. Didatangi, diukur, dari jam 10.00 pagi sampai jam 05.00 sore, ngukuri pendopo

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti

"Ibu Soimah sendiri tidak pernah diperiksa kantor pajak dan tercatat tidak ada utang pajak. Lalu, buat apa didatangi sambil membawa debt collector? Apa benar itu pegawai pajak," ujar Ditjen Pajak.

Apabila memang benar debt collector yang disebut Soimah merupakan petugas pajak, ada kemungkinan itu merupakan petugas penilai pajak yang meneliti pembangungan pendopo.

Dalam operasionalnya, petugas penilai pajak juga melibatkan penilai profesional agar tidak bertindak semena-mena.

"Hasilnya, nilai bangunan ditaksir Rp 4,7 miliar, bukan Rp 50 miliar seperti yang diklaim Ibu Soimah. Penting dicatat kesimpulan dan rekomendasi petugas pajak tersebut bahkan belum dilakukan tindak lanjut," ujar Ditjen Pajak.

Lalu yang terakhir terkait petugas pajak yang disebut tidak manusiawi saat menghubungi Soimah agar segera melaporkan SPT Tahunan.

Menurut Ditjen Pajak, berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan pihaknya, tidak ditemukan pesan yang mengindikasikan cara tidak manusiawi.

Pesan tersebut hanya berisi imbauan dari petugas pajak kepada Soimah untuk melaporkan SPT tahunan agar tidak terlambat.

"Petugas pajak dengan santun meningatkan agar tidak terlambat, karena bisa terkena sanksi administrasi dan menawarkan bantuan," ujar Ditjen Pajak.

"Chat seperti ini juga dilakukan ke semua wajib pajak," tambahnya.

Adapun sampai unggahan itu dibuat, Ditjen Pajak menyebutkan, petugas pajak tidak mengirimkan surat teguran kepada Soimah meskipun terlambat melaporkan SPT tahunan.

Petugas disebut melakukan pendekatan secara persuasif.

"Kami telah mencoba menghubungi Ibu Soimah dan kami sangat terbuka jika Ibu Soimah dan kawan pajak lainnya ingin bertemu secara langsung dengan kami," ujar Ditjen Pajak. (*)

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved