Berita Sleman Hari Ini

Bupati Sleman: Stok Bahan Pangan Cukup saat Ramadan hingga Lebaran, Tidak Perlu Panic Buying

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan ketersediaan stok bahan pangan di bumi sembada dipastikan cukup selama bulan Ramadan hingga

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Ahmad Syarifudin
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama Forkopimda Sleman mengecek gudang persediaan bahan pangan di CV Arista, Jalan Kaliurang km 7, Selasa (4/4/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan ketersediaan stok bahan pangan di bumi sembada dipastikan cukup selama bulan Ramadan hingga Idulfitri 1444 Hijriah.

Karena itu, Bupati mengimbau kepada masyarakat agar tidak berbelanja dalam jumlah besar (panic buying).

Ia meminta supaya berbelanja secukupnya karena ketersediaan bahan pangan mencukupi. 

Baca juga: Pemberhentian Brigjen Endar Priantoro dari Direktur Penyelidikan KPK Berbuntut Panjang, Ini Sebabnya

"Saya mengimbau kepada masyarakat tidak panik buying. Tetap berbelanja tapi secukupnya. Karena persediaan masih ada. 
Mari kita merayakan Idul fitri dengan tetap mengedepankan bagaimana masyarakat tetap berbelanja, bergembira tetapi keamanan pangan tersedia," kata Kustini saat meninjau gudang CV Arista, distributor bahan pangan di Jalan Kaliurang, Kilometer 7, Depok, Selasa (4/4/2023) 

Arista disebut sebagai distributor bahan pangan terbesar di Kabupaten Sleman. Bupati Kustini melakukan pengecekan stok bahan pangan bersama rombongan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sleman.

Setelah mengecek kondisi gudang, Ia  memastikan stok bahan pangan aman. Ketersediaannya masih banyak dan tidak ada kekurangan. 

Wakil Direktur CV Arista, Aditya Kumara mengatakan, sejauh ini pihaknya memiliki persediaan yang cukup untuk komoditas gula pasir, minyak goreng hingga tepung beras.

Ia memperkirakan, hingga lebaran nanti persediaan masih aman. Sebab, daya beli masyarakat di tahun ini cenderung menurun. Hal itu diketahui dari penurunan omset pendapatan. 

"Kalau secara omzet, Iya (menurun). Jadi dari masyarakat daya belinya menurun. Tidak ada panik buying. Stoknya cukup, hingga lebaran, saya rasa aman," kata Adit. 

Adit memperkirakan stok bahan pangan hingga lebaran aman. Sebab jalur pengiriman barang dari pabrik hingga distributor berjalan lancar.

Tidak ada hambatan. Berapapun permintaan pasti dipenuhi. Justru yang terjadi saat ini daya beli masyarakat masih relatif rendah.

Ia mengaku tidak mengetahui mengapa terjadi penurunan daya beli di masyarakat. Karena, jika dilihat dari harga barang tahun ini cenderung relatif stabil. Tidak ada kenaikan signifikan. 

"Kalau kenapanya, saya kurang tahu. 

Pengiriman dari pabrik tidak ada masalah. Jadi, misalnya hari ini tiba-tiba kita minta dikirim, karena ada permintaan, pasti dikirim. Jadi tidak ada masalah di pengiriman barang," kata dia. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved