Berita Sleman Hari Ini
Warga Sleman Diminta Waspada Pencurian Saat Tinggalkan Rumah untuk Ibadah
Kepala Satuan Reserse Kriminal, Polresta Sleman, Kompol Deni Irwansyah mengimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah Bumi Sembada untuk
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Satuan Reserse Kriminal, Polresta Sleman, Kompol Deni Irwansyah mengimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah Bumi Sembada untuk mewaspadai aksi pencurian saat meninggalkan rumah untuk beribadah di bulan Ramadan.
Mengingat, selama bulan puasa, banyak kegiatan ibadah berjamaah yang dilakukan di malam hari, seperti salat subuh, salat magrib, salat isya hingga tarawih.
"Masyarakat agar selalu waspada apabila meninggalkan rumah untuk beribadah. Mohon sekiranya ada yang tinggal. Rumah jangan dibiarkan kosong. Ada yang menunggu di rumah, walaupun satu orang. Ini untuk antisipasi. Karena tidak menutup kemungkinan karena desakan ekonomi dan faktor lain, pelaku melakukan kejahatan," kata Deni, di Mapolresta Sleman, Senin (27/3/2023).
Baca juga: KONI DIY Beri Masukan ke DPRD Soal Penyusunan Raperda Pembinaan Olahraga
Selain itu, masyarakat juga diminta saling menjaga. Artinya, peduli dengan lingkungannya masing-masing.
Apabila menemukan orang lalu lalang apalagi mencurigakan, silakan bisa ditanya. Mau ketemu siapa, keperluannya apa.
Masyarakat bisa lebih aware. Meskipun seseorang tersebut memakai jaket aplikasi ojek online (ojol) tetap harus diperhatikan.
Sebab, pelaku kejahatan bisa juga mengelabui dengan menggunakan jaket tersebut seperti aksi pencurian yang terjadi di Wedomartani, Ngemplak Kabupaten Sleman pada Februari lalu.
Pelaku menggunakan jaket ojol dan berpura-pura ada orderan.
Masyarakat diminta tetap waspada. "Apalagi menjelang Idul fitri banyak kebutuhan, pasti akan digunakan pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya," kata dia. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)