Berita Kulon Progo Hari Ini

Pengurus Baru Dekranasda Kulon Progo Dituntut Mampu Kembangkan Industri Kerajinan

Pengurus baru dewan kerajinan nasional daerah ( Dekranasda ) Kulon Progo periode 2022-2024 telah terbentuk pada 28 Februari 2023.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Pengurus baru Dekranasda Kulon Progo periode 2022-2024 yang telah terbentuk pada 28 Februari 2023. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pengurus baru dewan kerajinan nasional daerah ( Dekranasda ) Kulon Progo periode 2022-2024 telah terbentuk pada 28 Februari 2023.

Setelah terbentuk, mereka dituntut mampu untuk menumbuh-kembangkan industri kerajinan di daerah ini. 

Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat akan meningkat sehingga angka kemiskinan dapat diminimalisir. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo , Triyono menyampaikan, dengan tumbuh dan kembangnya industri kerajinan maka akan menjadikan pilar ekonomi lebih kuat.

Baca juga: Tiga Pelaku IKM di Kulon Progo Turut Berpartisipasi dalam Ajang Jiffina 2023

Namun untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Triyono, dibutuhkan inovasi dan kreativitas dari pelaku IKM. 

Produk kerajinan di Kulon Progo harus memiliki keunikan dan kekhasan sehingga memiliki nilai jual yang signifikan.

Kemudian akan membawa kemakmuran bagi masyarakat di Kulon Progo

"Ini sesuai dengan tugas dan kewajiban Dekranasda Kulon Progo untuk menjembatani terjualnya produk IKM kerajinan," kata Triyono, Minggu (12/3/2023). 

Di samping itu, Dekranasda Kulon Progo harus mampu memfasilitasi pengembangan pemasaran produk industri kecil menengah (IKM) kerajinan baik secara konvensional maupun modern.

Baca juga: Calender of Cultural Events 2023: Uri-uri Budaya Sekaligus Dongkrak Destinasi Wisata di Kulon Progo

Ketua Dekranasda Kulon Progo , Priyantinah Tri Saktiyana menyampaikan, dekranasda memiliki beberapa program yang telah disepakati dengan organisasi perangkat daerah (OPD). 

Serta sesuai visi dan misi Penjabat Bupati Kulon Progo dalam mengentaskan kemiskinan dengan cara mensejahterakan perajin yang ada.

"Kita menggandeng OPD seperti pariwisata, kebudayaan dengan membuka stand di setiap acara mereka. Melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, kita membina generasi muda sedini mungkin," ucapnya. 

Selain itu, juga bekerjasama dengan Baznas Kulon Progo untuk penyaluran bantuan modal usaha agar masyarakat dapat menekan angka kemiskinan di daerah ini. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved