Viral Medsos
Viral Medsos, Brasil Dilanda Banjir Setelah Karnaval Pemujaan Setan, Begini Fakta Sebenarnya
Media sosial sedang dihebohkan dengan narasi Brasil dilanda banjir setelah menggelar karnaval pemujaan setan. Netizen yang melihat foto maupun narasi
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
TRIBUNJOGJA.COM - Media sosial sedang dihebohkan dengan narasi Brasil dilanda banjir setelah menggelar karnaval pemujaan setan.
Netizen yang melihat foto maupun narasi itu pun menganggap bahwa itu azab dari Tuhan lantaran Brasil lebih memilih memuja setan, apalagi secara besar-besaran.
Seperti di salah satu akun Tiktok, ia mengunggah video yang memeperlihatkan acara karnaval dengan peristiwa banjir besar di Brasil.
Ada beberapa orang berjalan membawa patung iblis besar dengan tanduk di kepalanya.
Baca juga: Video Viral 10 Orang Pria Gotong Peti Jenazah Seberangi Sungai Kapsali di NTT
Setelah itu, video dilanjutkan dengan bencana banjir bandang yang terjadi tak lama setelah karnaval.
Netizen Indonesia langsung ramai-ramai menanggapi dengan komentar serupa, bahwa bencana itu merupakan akibat karnaval satanic.
Namun, apakah benar karnaval pemujaan setan itu adalah sebab dari banjir bandang di Brasil? Tribunjogja.com merangkum fakta-faktanya:
1. Karnaval besar digelar di Rio de Janeiro
Karnaval besar digelar di Rio de Janeiro, Brasil digelar pada 17-25 Februari 2023.
Rio telah berpesta, setelah dua karnaval yang terganggu pandemi dan pemilihan presiden di bulan Oktober 2022, di mana sayap kiri veteran Luiz Inacio Lula da Silva menggulingkan petahana Jair Bolsonaro, seorang ultra-konservatif yang dituduh cenderung otoriter.
Kota pantai itu membatalkan festival pada tahun 2021 karena pandemi.
Kota pun mengadakan versi yang lebih kecil tahun lalu, melarang pesta jalanan besar-besaran yang dikenal sebagai blocos dan menunda pawai selama dua bulan karena lonjakan Covid-19, yang telah merenggut hampir 700.000 nyawa di Brasil.
2. Karnaval menampilkan keindahan budaya Brasil
Karnaval tersebut menampilkan banyak keindahan budaya Brasil, berbanding dengan narasi di media sosial bahwa agenda itu memuja setan.
Pada kompetisi dua malam, 12 sekolah samba terbaik di kota itu bersaing memperebutkan gelar juara parade dengan kendaraan hias yang memesona, musik yang menggelegar, dan ribuan penyanyi, penabuh genderang, dan penari dalam kostum yang terbuka, bertatahkan permata, dan ditutupi bulu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Karnaval-yang-disebut-sebut-sebagai-pemujaan-setan-di-Brasil-tahun-2023.jpg)