Berita Jogja Hari Ini

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Sri Sultan HB X Bertemu Selama 3 Jam, Ini yang Dibahas

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta di sela kunjungan ker

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Yuwantoro Winduajie
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta di sela kunjungan kerjanya di wilayah DI Yogyakarta pada Jumat (3/3/2023).

Ditemui usai pertemuan, Listyo mengaku tak ada topik khusus yang dibahas dalam pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut. 

Namun, keduanya sempat menyinggung permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di DIY.

Baca juga: Komitmen Pemilu Tetap 2024, Komisi A DPRD DIY Dukung KPU RI Banding dan Laksanakan Tahapan Pemilu

"Yang jelas kebetulan siang tadi kita ada rapat kerja teknis di Jogja. Kebetulan setelah itu kami mampir ke Ngarso Dalem. Sebetulnya bicara-bicara ringan terkait situasi Kamtibmas," jelas Listyo.

Listyo mengatakan, dirinya juga berdiskusi terkait upaya-upaya yang perlu dilakukan Polri guna memastikan kondisi Kamtibmas di DIY.

Pihaknya juga meminta masukan dari Sri Sultan HB X.

"Tentunya kami dari Polri perlu mengambil langkah-langkah dan masukan-masukan terkait dengan situasi-situasi dan tugas-tugas yang harus dilaksanakan sebagai Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Hal-hal itu yang kami diskusikan," tandas Listyo.

Sementara Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyoroti kasus penganiayaan di Titik Nol Kilometer di Kawasan Malioboro yang terjadi beberapa waktu lalu.

Meski demikian, pasca peristiwa tersebut, Raja Keraton Yogyakarta ini menganggap jumlah kasus kekerasan di DIY sudah jauh berkurang.

"Harapan saya nyatanya juga kekerasan sudah berkurang biarpun ada yang terakhir di Titik Nol," jelasnya.

Untuk memastikan kondisi Kamtibmas, Sri Sultan HB X menyebut bahwa Polda DIY telah melakukan sejumlah upaya.

Salah satunya dengan menggelar dialog kepada masyarakat hingga tingkat desa atau kalurahan.

Baca juga: Pernyataan PRIMA soal Bekingan di Balik Gugatan Penundaan Pemilu, KY Akan Klarifikasi Hakim

Selain itu, Pemda DIY melalui Satpol PP DIY juga telah membentuk kelompok Jaga Warga di tiap kalurahan yang salah satu fungsinya adalah untuk menjaga kondisi keamanan dan mencegah terjadinya kasus kekerasan di suatu wilayah.

"Ya kebetulan Kapolda saya sregep (rajin) dialog di kalurahan-kalurahan," jelasnya. Yang kedua ya masalah ya Kamtibmas lah, ada jaga warga bagaimana menjadi bagian menjaga keamanan di desa," jelas Sri Sultan HB X. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved