Berita Purworejo
Lantaran Sakit Hati Difitnah Makan Uang Setoran, Badut Jalanan Bacok Teman Seprofesi
Seorang pria asal Jakarta berinisial TS (35) terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi akibat tindakan penganiayaan. Pria yang berprofesi sebagai
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Kurniatul Hidayah
Tanpa berpikir dua kali, ia pun merencanakan tindakan brutal tersebut.
"Sistem kerja saya kan setoran sewa badut Rp30 ribu sama bos inisial R. Terus saya difitnah memakan uang titipan setoran tersebut. Saya merasa sakit hati lantas dendam dan langsung bacok," katanya.
Meski demikian, TS mengaku menyesal telah bertindak nekat tanpa pikir panjang hingga ditahan oleh jajaran satreskrim Polres Purworejo.
Baca juga: Pemkab Klaten Bakal Berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah Atasi Jalan Rusak di Rawa Jombor
Lebih lanjut, TS menyebut dirinya sering mangkal di perempatan Monumen Jenderal Ahmad Yani dan perempatan Koplak, Kelurahan Panggenjurutengah.
Ia juga mengaku sudah menekuni profesi badut jalanan sejak 2 tahun lalu.
Awalnya, ia beroprasi di daerah Cirebon sebelum datang ke Kabupaten Purworejo.
"Satu hari bisa dapat Rp100 ribu sampai Rp150 ribu dan setorannya Rp30 ribu per hari," ungkapnya. (drm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/TS-35-pria-asal-Jakarta-yang-tega-bacok-rekan-seprofesi.jpg)