Konflik Iran Vs Israel
Elemen Kurdi Irak Dilibatkan Israel Serang Pabrik Munisi di Iran
Media Iran yang berafiliasi ke Dewan Keamanan Nasional menyebut serangan drone ke pabrik munisi Isfahan melibatkan kelompok Kurdi Irak.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, TEHERAN – Kelompok Kurdi Irak diyakini terlibat dalam serangan drone Israel ke komplek pabrik munisi di Isfahan, Iran, akhir pekan lalu.
Dalam sebuah laporan eksklusif, saluran Nour News Iran, yang berafiliasi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, penyerang menggunakan UAV kecil.
Drone itu dirakit di sebuah bengkel yang dilengkapi, dengan bantuan pasukan terlatih, setelah dipindahkan ke negara itu oleh kelompok oposisi Kurdi.
Menurut outlet berita, bagian dari UAV skala kecil, serta bahan peledak, memasuki Iran dengan dukungan dan bimbingan kelompok oposisi Kurdi yang berbasis di wilayah Kurdistan Irak.
Selain itu, atas perintah dari dinas rahasia asing, kelompok tersebut menyelundupkannya dari salah satu rute yang tidak dapat diakses di barat laut Iran.
Bagian UAV dan bahan peledak setelah itu dikirimkan ke penghubung di salah satu kota perbatasan Iran.
Suku cadang dan bahan dirakit di bengkel oleh pasukan terlatih, dan digunakan untuk serangan sabotase terhadap kompleks bengkel.
Belum ada tanggapan atau klarifikasi dari kelompok Kurdi Irak, atau oposisi Iran yang berada di luar negeri.
Baca juga: Dua Drone Israel Hantam Pabrik di Iran, Satu Drone Lain Ditembak Jatuh
Baca juga: Militer Israel Siaga Tinggi Antisipasi Serangan Balasan Iran
Baca juga: Fakta-fakta Serangan Israel ke Iran dan Propaganda Putarbalikkan Peristiwa
Kementerian Pertahanan Iran mengumumkan mereka berhasil menggagalkan serangan drone di kompleks industri pertahanan di provinsi Isfahan, Iran tengah.
Dalam pernyataan yang dirilis, Kementerian mengatakan salah satu dari tiga Kendaraan Udara Mikro (MAV) yang menyerang dijatuhkan sistem pertahanan di dalam fasilitas tersebut.
Menurut pernyataan tersebut, dua MAV lainnya meledak setelah terjebak dalam perangkap yang dipasang.
Hasil ini menunjukkan serangan tersebut gagal karena kesiapan sistem pertahanan yang ditempatkan di wilayah tersebut.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan saat sistem pertahanan kompleks itu berhasil menghalau serangan.
Rekaman juga menunjukkan kompleks tersebut hanya mengalami kerusakan ringan di atapnya sementara pekerjaan di dalam struktur berjalan normal.
Rekaman lain menunjukkan beberapa bagian dari puing-puing drone bekas setelah ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran.
Defense Express menerbitkan gambar satelit yang menunjukkan fasilitas manufaktur yang terkait dengan drone Iran Shahed-136 tidak mengalami kerusakan signifikan akibat serangan itu.
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan apa yang terjadi di Isfahan adalah upaya musuh mengacaukan Iran.
Media Wall Street Journal melaporkan, Israel yang melakukan serangan drone yang menargetkan kompleks pertahanan Iran.
AS dan Israel menurut WSJ sama-sama mencari cara baru untuk menghadang ambisi nuklir dan militer Teheran.
Operasi terbaru ini menandai serangan pertama yang dilakukan di bawah pemerintahan koalisi sayap kanan baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.(Tribunjogja.com/AlMayadeen/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jet-tempur-f-16-israel.jpg)