Konflik Iran Vs Israel

Militer Israel Siaga Tinggi Antisipasi Serangan Balasan Iran

Militer Israel meningkatkan kesiagaan mengantisipasi aksi balasan Iran menyusul serangan drone dan jet tempur Israel ke Iran dan Irak.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
www.afrid-fransisco.id
Jet tempur Israel 

Tingkat kewaspadaan Israel yang meningkat juga terjadi setelah pesawat-pesawat tempur Israel membombardir konvoi truk Iran yang melewati perbatasan Al-Bukamal antara Suriah dan Irak.

Tiga truk pembawa bahan pangan dan logistik terbakar. Total ada 25 truk bermuatan bantuan kemanusiaan untuk dikirim ke Suriah, maupun kemungkinan Lebanon.

Truk-truk memasuki Suriah setelah menyelesaikan semua persetujuan yang diperlukan dari pihak Suriah dan Irak, membawa tepung, beras, dan beberapa bahan makanan lainnya.

Sumber informasi Iran mengkonfirmasi tidak ada orang Iran yang terluka dalam agresi yang menargetkan konvoi truk Iran di Al-Bukamal, Suriah.

Kantor berita IRNA mengutip sumber yang mengatakan tidak ada yang tewas dalam agresi tersebut. Hanya satu pengemudi Suriah yang terluka dan telah dirawat.

Serangan beruntun Israel ini diduga kuat sudah mendapat lampu hijau Washington. Erat kaitannya dengan masa depan perundingan kegiatan nuklir Iran.

Israel sangat berkepentingan Iran dilemahkan, dan digagalkan usahanya menguasai teknologi berbasis nuklir.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran memperingatkan pemerintah AS setiap pelanggaran terhadap kepentingan atau wilayah Iran akan menimbulkan tanggapan tegas.

Peringatan itu ditujukan ke pejabat Kemenlu AS terkait kelanjutan perundingan JCPOA atau Kesepakatan Nuklir Iran.

Dia mengatakan Iran telah berulang kali menegaskan kembali sifat damai dari kegiatan nuklirnya dan ini dibuktikan banyak laporan Badan Energi Atom Internasional.

Juru bicara Kemenlu Iran, Nasser Kanaani menegaskan senjata nuklir tidak memiliki tempat dalam doktrin keamanan nasional Republik Islam Iran.

Pada saat yang sama, tambahnya, Iran tidak menghentikan kemajuan ilmiah dan teknologinya di bidang nuklir dan akan melanjutkan program nuklirnya sebanyak yang diperlukan.

Kanaani menambahkan selama kerusuhan baru-baru ini di Irab, rakyat Iran sekali lagi melihat bagaimana AS dan beberapa sekutu Eropanya bertindak jahat.

Juru bicara itu akhirnya mencatat pemerintah AS dan mitra Eropanya tidak akan mendapatkan apa pun dari kebohongan mereka yang terus berlanjut tentang urusan dalam negeri Iran.(Tribunjogja.com/RussiaToday/AlMayadeen/xna)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved