Berita Bantul Hari Ini
KPU Bantul Lantik 225 PPS yang Jumlah Tersebut Didominasi Anak Muda
PPS yang telah dilantik ini memiliki masa kerja selama 14 bulan dimulai sejak 24 Januari 2023 - 04 April 2024.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Bantul mengambil sumpah janji kepada 225 Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) terlantik untuk Pemilu 2024 pada Selasa (24/1/2023).
PPS yang telah dilantik ini memiliki masa kerja selama 14 bulan dimulai sejak 24 Januari 2023 - 04 April 2024.
Ketua KPU Bantul , Didik Joko Nugroho mengungkapkan, sebelumnya, pada pendaftaran PPS ia mencatat antusias pendaftar yang cukup tinggi yang mencapai 800-an orang.
Pihaknya pun melakukan pemeriksaan administrasi dan terjaring sebanyak 680 orang untuk mengikuti ujian tertulis.
Dari tahapan tersebut, kemudian kembali mengerucut menjadi 480-an peserta yang lolos dan ikut seleksi tahap wawancara.
Hingga akhirnya yang terpilih dan memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai anggota PPS sebanyak 225 orang.
Baca juga: Sebanyak 135 PPS di Kota Yogyakarta Resmi Dilantik
“Kami bersyukur karena antusiasme masyarakat untuk mendaftar PPS cukup tinggi. Dan dari komposisi umur ternyata banyak yang muda-muda. Lebih dari 50 persen anak muda,” ucapnya.
Didik melihat antusias anak muda ini didasari oleh keinginan mereka untuk berpartisipasi di dalam tahapan Pemilu.
Dan Didik melihat hal itu ada korelasinya dengan pendidikan pemilih berkelanjutan yang dilakukan KPU Bantul melalui Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos).
“Karena mereka punya pengalaman itu, ada yang punya pengalaman mereka menjadi penyelenggara pemilos. Yang kedua, teman-teman anak muda ini sebenarnya sudah aktif tapi di KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Sehingga PPS ini jadi ruang mereka ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya.
Maka ia menilai bahwa para anak muda ini tidak buat pengalaman.
Ada yang sudah pernah terlibat dalam KPPS, termasuk menjadi pengawas TPS (tempat pemungutan suara).
“Mereka sebenarnya sudah aktif di penyelenggara pemilu tapi pada saat hari H saja sebagai KPPS, kemudian banyak yang mendaftar PPS,” imbuhnya.
Ia berharap, PPS dari kalangan anak muda ini dapat melakukan pendekatan kepada anak muda lainnya, satu di antaranya dengan media sosial untuk sosialisasi dan pendidikan pemilih.
Dalam kesempatan itu, Didik juga menyampaikan bahwa PPS harus gerak cepat untuk segera melakukan koordinasi dan melaksanakan tahapan Pemilu yang sedang berjalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/KPU-Bantul-Lantik-225-PPS-yang-Jumlah-Tersebut-Didominasi-Anak-Muda.jpg)