Penggerebekan Terduga Teroris di Sleman
Rumah Terduga Teroris di Sleman Kembali Digeledah, Polisi Temukan Serbuk dalam Kendi
Rumah terduga teroris berinisial AW, warga Jogopaten, Pandowoharjo, Kabupaten Sleman yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri kembali
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
AW, yang merupakan warganya itu dinilai hanya tergiur oleh ajaran yang melenceng dan tidak tepat.
Pihaknya mengaku tetap welcome atau akan menerima AW, seandainya nanti telah selesai menjalani proses hukumnya. Tentu dengan dilakukan pembinaan.
Terhadap keluarga terduga pun, Ia mengaku masyarakat tetap terbuka. Tidak mengucilkan.
"Keluarga (terduga) ndak, ndak dikucilkan. Kita interaksi biasa. Tidak ada pengecualian," kata dia.
Diketahui sebelumnya, adik AW, US mengaku kaget ketika mendapatkan kabar dari ketua RT bahwa kakaknya ditangkap polisi.
Saat itu, yang Ia khawatirkan cuma satu, yaitu kesehatan sang Ibu yang sudah tua dan sakit.
Di samping itu, Ia juga khawatir penangkapan kakaknya sebagai terduga teroris, akan berdampak sosial di masyarakat.
Ia takut keluarganya dikucilkan. Padahal, kata US, apa yang dilakukan AW adalah pribadi.
Pihak keluarga tidak tahu menahu. US berharap, sang Kakak bisa berubah.
"Harapan saya buat mas AW. Berubahlah. Jangan tertutup atau gimana. Dia itu kan ya seperti biasa (pada umumnya), tapi kita ndak tau yang di dalamnya apa saja, kita gak tau. (Harapan saya) Terbuka. Kemudian mengingat ibu, kondisi ibu," kata dia.
US menceritakan, kakaknya yang berprofesi ojek online (Ojol) selama ini dikenal beraktivitas normal seperti masyarakat pada umumnya. Pihak Keluarga mengaku kaget dengan kabar penangkapan tersebut.
"(Pas kejadian). Saya kerja. Jam 6 masuk kerja. Pulang jam 5. Saya pulang dikabari sama Pak RT, saya kaget. Ndak tau, ada kejadian seperti itu," katanya.
Baca juga: Catatan Menarik Pemain Arsenal Bukayo Saka Setelah Cetak Gol ke Gawang MU
AW memiliki dua adik. US merupakan adik kedua atau yang terakhir.
Ia menyampaikan, pihak keluarga tidak tahu menahu dengan barang bukti yang diamankan pihak Kepolisian dari dalam rumahnya.
Sebab, di dalam rumah, AW memiliki kamar sendiri yang berada di bagian depan, dan anggota keluarga jarang ada yang masuk ke dalam kamar tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/TKP-terduga-teroris-di-Sleman.jpg)