Berita Sleman Hari Ini

Duh, Bangunan Cagar Budaya "Buk Renteng" di Sleman Jadi Sasaran Vandalisme, Pelakunya Pelajar

Dinding bangunan Buk Renteng dicoret- coret dengan tulisan "hbd SMG 55 th" pada malam Rabu (18/1/2023) lalu.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin
Aksi vandalisme di area Buk Renteng yang merupakan bagian dari Selokan Van Der Wijk di Tangisan, Banyurejo, Tempel. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bangunan Cagar Budaya (BCB) berupa Selokan Van Der Wijck atau masyarakat sekitar meyebutnya " Buk Renteng " di Dusun Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Tempel, Kabupaten Sleman menjadi sasaran vandalisme .

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda itu, ternyata dicoret-coret oleh sekelompok pelajar.

Para pelaku, kini telah diminta untuk bertanggungjawab. 

Lurah Banyurejo Saparjo bercerita, dinding bangunan Buk Renteng dicoret- coret dengan tulisan "hbd SMG 55 th" pada malam Rabu (18/1/2023) lalu.

Selanjutnya, pada Rabu pagi, para Pecinta Cagar Budaya (PCB) yang merupakan warga sekitar Buk Renteng bergerak mencari pelaku dengan memposting aksi vandal tersebut ke media sosial.

Baca juga: Aksinya Tersorot CCTV, 3 Pelaku Vandalisme di Kota Magelang Berhasil Diamankan

Harapannya, ada itikad baik dari pelaku.

Namun para pelaku yang diduga malu kelakuannya terlanjur viral di media sosial bermaksud ngecat ulang diam-diam.

Namun, akhirnya ketahuan. 

"Pelakunya 7 orang. Pelajar semua. Sudah diundang orangtuanya ke sekolah. Kamis (19/1/2023) kemarin sudah ada kesepakatan, itu untuk diputihkan lagi," kata Saparjo, Sabtu (21/1/2023). 

Ketujuh pelaku berasal dari tiga sekolah berbeda.

Mayoritas pelajar SMA namun ada juga yang SMP.

Saparjo mengatakan, dirinya dan PCB selalu menjaga Buk Renteng yang merupakan bangunan cagar budaya.

Siapapun yang melakukan aksi vandalisme di bangunan tersebut pasti dicari.

Namun, pihaknya memang tidak menempuh jalur hukum.

Sebagai efek jera, para pelaku yang sudah mencoret- coret cagar budaya diminta datang dan melakukan pengecatan ulang sendiri, tidak boleh digantikan. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved