Berita Purworejo

Kakek Asal Bener Purworejo Diringkus Polisi atas Dugaan Rudapaksa Wanita Berkebutuhan Khusus

ST (60), warga Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, belum lama ini diamankan oleh aparat Polres Purworejo. Pasalnya, ia diduga

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok Humas Polres Purworejo
Polisi meringkus ST (60), warga Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang tega mencabuli wanita berkebutuhan khusus di wilayah tersebut, Kamis (19/01/2023). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - ST (60), warga Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, belum lama ini diamankan oleh aparat Polres Purworejo.

Pasalnya, ia diduga merudapaksa seorang wanita berkebutuhan khusus, sebut saja Bunga (38), bukan nama sebenarnya, pada Jumat (30/12/2022) lalu. 

Kasi Humas Polres Purworejo, AKP Yuli Munasoni, mengungkapkan bahwa korban memiliki keterbelakangan mental atau fisik sejak kecil.

Baca juga: Disdikpora Kulon Progo Dapat Kucuran DAK 2023 Rp 5,6 Miliar

Sehingga, ST dapat dengan mudah melancarkan aksi bejatnya tanpa perlawanan. 

Menurut AKP Yuli, aksi bejat ST terungkap oleh ibu korban yang baru pulang dari takziah.

Bahkan, aksi tak senonoh itu dilihat langsung oleh sang ibu.  

"Kronologinya, ibu korban pulang dari takziah dan melihat sepeda motor ST terparkir di halaman rumah. Kemudian, ibu korban masuk rumah lewat pintu belakang dan ia pun melihat ST sedang berbuat cabul kepada putrinya. Saksi langsung meneriaki tersangka," ungkap AKP Yuli dalam keterangan resmi, Kamis (19/01/2023). 

Saat menyadari aksi bejatnya diketahui orang, ST bergegas kabur dari rumah korban.

Orang tua korban yang tidak terima pun lantas melaporkan tindakan bejat ST kepada Polres Purworejo

"Setelah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti, maka kami langsung upaya penangkapan paksa ST pada Jumat (13/01/2023). Kini kami telah menahan ST dan disangkakan Pasal 285 KUHP tentang tindak pidana perkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," urainya. 

Baca juga: Pemkab Magelang Temukan Kasus Hewan Ternak Positif Terjangkit Penyakit LSD

Lebih lanjut, ia menjelaskan, saat kejadian rupanya korban sedang ditinggal sendirian di rumah oleh orang tuanya.

Sebab, ibu korban sedang pergi takziah, sementara ayahnya berada di kebun.

Sementara tersangka, ternyata telah mengetahui bahwa rumah korban sedang dalam keadaan sepi.

Karena itu ST tanpa takut melancarkan aksinya. (drm)
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved