Politik Global

Mesir Borong 12 Unit Heli Chinook, Romania Beli Rudal Antikapal dari AS

Angkatan Udara Mesir memborong 12 unit helikopter angkut raksasa Chinook CH-47F dari Being Corp. Sementara Romania memborong rudal antikapal Raytheon.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
IST/Militarymachine
Tahun 2019, TNI AD akan menerima 12 unit heli transpor H-47 Chinook dari AS. 

Pada Jumat, raksasa militer Raytheon meneken kontrak pengadaan senjata dengan Rumania senilai lebih dari $ 208 juta.

“Raytheon Missiles & Defense [of] Tucson, Arizona, dianugerahi kontrak harga tetap senilai $208.736.138 untuk Naval Strike Missile Coastal Defense System untuk Republik Rumania,” tulis Raytheon di siaran persnya.

Rumania akan menggunakan rudal anti-kapal buatan Raytheon untuk membantu mempertahankan garis pantainya sekitar 100 mil di Laut Hitam.

Di perairan ini Armada Laut Hitam Rusia sering berpatroli, dan sekarang sedang melakukan perang melawan Ukraina.

Jangkauan Naval Strike Missile Coastal Defense System biasanya diperkirakan lebih dari 100 mil laut, dan pertama kali dikembangkan untuk digunakan Angkatan Laut Kerajaan Norwegia.

Raytheon akan bekerja untuk memenuhi kontrak dengan perusahaan pertahanan Norwegia Kongsberg.

“Misi utama NSM CDS adalah larangan maritim terhadap target laut dari kapal kecil dan ringan yang terbuat dari Glass Fiber Reinforced Plastics (GFRP) hingga kombatan angkatan laut besar seperti kapal perusak dan fregat dan kapal dengan [a] lambung tebal seperti pemecah es,” kata Raytheon.

“Kedua, target darat ditangani oleh CDS NSM. Kemampuan serangan darat terutama didasarkan pada penggunaan GPS militer tetapi kemampuan serangan darat dengan bantuan pencari juga tersedia jika diminta,” jelas Kongsberg di pernyataan lain.

Pemerintah AS telah mengesahkan lebih banyak penjualan alutsista canggih ke Rumania pada 2021.

Saat ini unit Lintas Udara ke-101 Angkatan Darat ditempatkan di Rumania, diperkirakan sekitar 4.000 tentara AS, untuk melakukan latihan bersama dengan pasukan Rumania.

Latihan tersebut merupakan bagian dari kesiapan operasional mengantisipasi dampak operasi militer Rusia di Ukraina yang sedang berlangsung.(Tribunjogja.com/Southfront/xna)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved