Politik Global
Jenderal AS Dicopot Gara-gara Suruh Prajuritnya Antar Belanja Ibunya ke Pasar
Brigjen Jeffrey Magram, seorang komandan Garda Nasional Kalifornia dicopot setelah menyalahgunakan kekuasaan untuk keperluan pribadi.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Seperti penjaga negara bagian lainnya, Pengawal Nasional Kalifornia ditugaskan untuk merespon keadaan darurat.
Antara lain kebakaran hutan dan kerusuhan, dan telah dikerahkan untuk operasi militer AS, termasuk perang Irak dan Afghanistan.
Gubernur California Gavin Newsom mengecam Garda Nasional pada 2020 karena mengirim pesawat mata-mata militer ke Perbukitan El Dorado, tempat tinggal Baldwin, untuk membantu memantau protes.
Dalam kasus lain, petugas diduga menyiapkan jet tempur F-15C untuk terbang lebih rendah di atas pengunjuk rasa untuk membubarkan mereka.
Tuduhan lain termasuk pembalasan terhadap pelapor dan insiden di mana seseorang mengencingi sepatu bot seorang anggota layanan wanita.
Perilaku tidak wajar di jajaran militer AS kerap terungkap dan muncul ke permukaan. Di jajaran Angkatan Laut AS juga muncul laporan-laporan seperti ini.
Ada daftar kasus perkosaan dan atau pelecehan seksual terhadap personil perempuan. Satu di antaranya terjadi di USS Florida, kapal selam AL AS.
Kapal ini menerima penugasan wanita tamtama. Pada praktiknya, kerap terjadi komentar dan lelucon cabul dan seksis oleh prajurit pria ke sejawatnya perempuan prajurit,
Ada 32 wanita di antara 173 awak kapal, termasuk dua kepala perwira kecil. Setiap beberapa minggu, awak laki-laki dilaporkan mengadakan pemungutan suara untuk memperbarui "daftar pemerkosaan", yang disimpan di jaringan komputer kapal selam.
Daftar "eksplisit secara seksual" ini dikatakan berisi nama setiap wanita di papan, diurutkan berdasarkan sistem bintang, deskripsi fisik mereka.
Deskripsi berbagai tindakan seksual yang ingin dilakukan oleh pembuat daftar dengan mereka. Ini termasuk aktivitas seksual yang agresif, tetapi tidak secara langsung menyebutkan tindakan non-konsensual.
Menurut publikasi, komandal kapal selam saat itu, Kapten Gregory Kercher, diberitahu ketika foto dari dua daftar tersebut ditemukan Juni lalu.
Dia mencoba untuk menemukan daftar di papan dan bahkan mencari cara untuk melakukan itu di Google tetapi berhenti membuka penyelidikan formal atas insiden tersebut.
Atasan kemudian menganggap upayanya sebagai tindakan minimal, tidak cukup untuk mengatasi peristiwa sebesar ini.
Lebih jauh lagi, kapten kapal selam tersebut dilaporkan membuat para penyelidik enggan membahas daftar tersebut, menyuruh salah satu dari mereka untuk memperlambat karena dia terlalu terlibat.
Di jajaran Angkatan Udara AS juga dilaporkan kasus-kasus yang menunjukkan superioritas perwira pria terhadap para prajurit wanita.(Tribunjogja.com/LATimes/RussiaToday/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Brigjen-Jeffrey-Magram-Dicopot-dari-Garda-Nasional-AS.jpg)