OPINI

Drone Pertanian Solusi Menyongsong Indonesia Swasembada Pangan

Penggunaan drone untuk penyemprotan lahan dapat menghemat waktu serta biaya yang dikeluarkan

ist
Ilustrasi : Drone Pertanian Solusi Menyongsong Indonesia Swasembada Pangan 

*Oleh : Imam Sya’roni, Cindy Saraswati, Ahmad Fauzi, Mahasiswa Magister Teknik Industri Universitas Sebelas Maret

PANDEMI Covid-19 mengakibatkan penurunan di berbagai sektor. Namun hal ini tak terjadi di sektor pertanian Indonesia  yang justru sebaliknya, meningkat. Jika kita menilik data, pertanian mengalami pertumbuhan angkatan kerja sebanyak 1,96 persen selama 2 tahun terakhir.

Bahkan, pertanian sebagai salah satu penyelamat dari bayangan inflasi di Indonesia saat pandemi menyerang. Ibarat kata, meskipun harga hasil pertanian melambung tinggi, beras sebagai bahan pokok mayoritas masyarakat Indonesia akan tetap dibeli. Mengingat urusan perut lebih penting daripada urusan cinta. 

Sayangnya, pertanian di Indonesia masih terjebak dalam perangkap pertempuran konvensional sehingga menyebabkan produktivitas kurang. Jika menilik data BPS, produktivitas lahan tanam padi hanya 1 : 5.5 Gabah Kering Giling (GKG).

Bagi penduduk Indonesia, pengalihan sistem smart farming dari pertanian konvensional dalam pengelolaan lahan belum mampu diterima secara luas  dan merata. Selain karena keterbatasan biaya, keterbatasan pengetahuan juga menjadi faktor yang menghambat laju teknologi untuk merambah sektor pertanian secara meluas.

Apakah kita terus seperti ini? Tentunya tidak, jika pertanian Indonesia tidak di imbangi dengan teknologi yang mumpuni maka kita akan selalu tertinggal dan tergerus oleh zaman.

Smart Farming

Sebentar, bukannya perubahan pola pikir masyarakat yang semakin modern diiringi oleh perubahan kegiatan manusia yang tak lagi manual? Salah satunya dalam bidang pertanian. Misalnya dulu membajak sawah menggunakan sapi, sekarang menggunakan traktor.

“Benar, Tapi tidak semudah membalikkan telapak tangan, Ferguso” mungkin ujaran generasi milenial seperti itu. Transformasi pertanian di Indonesia butuh waktu konkret dalam membenahi ekosistem system smart farming.

Jika diterapkan dengan baik dan tepat, pastinya sektor pertanian akan mendongkrak pembangunan nasional yang settle terhadap problematika ketahanan pangan. Arah pembangunan nasional yang maju, tangguh, efisien juga akan diraih dalam waktu dekat.

Sebab, pertanian modern akan memanfaatkan alat untuk membantu proses pertanian mulai dari pra penanaman hingga tanaman tersebut siap dipanen.

Integrasi olah tanah, tanam, irigasi, pemupukan hingga pengendalian OPT dilakukan menggunakan peralatan terotomatisasi dengan pertimbangan pengukuran data yang diperoleh sebagai tindak pengambilan keputusan.

Integrasi yang tepat akan memperoleh biaya yang murah, produksi melimpah dan mutu hasil tanam yang mumpuni. Satu satu alat atau teknologi yang sedang melejit adalah drone yang kini bisa dimanfaatkan untuk membantu penyemprotan lahan.

Hal tersebut menjadi peluang bisnis yang menjanjikan mengingat potensi lahan pertanian di Indonesia yang besar sebagai negara agraris.

Manfaat Drone Pertanian

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved