Berita Sleman Hari Ini

Bupati Sleman Minta Ada Evaluasi Soal Pembangunan Proyek Perumahan di Wedomartani 

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo angkat bicara mengenai galian pondasi perumahan di Wedomartani, Ngemplak Kabupaten Sleman, yang longsor

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Petugas SAR gabungan mengevakuasi tubuh korban yang tertimbun longsor galian pondasi proyek perumahan di Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Selasa (3/1/2023) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo angkat bicara mengenai galian pondasi perumahan di Wedomartani, Ngemplak Kabupaten Sleman, yang longsor dan menimpa 4 pekerja pada Senin (2/1/2023) kemarin.

Ia menyayangkan pengerjaan galian pondasi perumahan dengan kedalaman lebih dari lima meter namun tidak dilengkapi alat penopang atau pengaman di kedua sisi tebing galian. 

Baca juga: KPU Kulon Progo Sebut 3 Wilayah Tak Memenuhi 2 Kali Kebutuhan Rekrutmen PPS

"Kalau saya lihat karena galiannya itu dalam, tidak dibarengi dengan ada alat penopang atau alat pelindung di kedua sisi taludnya. Dan informasinya, kondisi tanah di sana labil dan berpasir kalau dikeruk goyang tanah atasnya. Kan sebenarnya itu berbahaya," kata Kustini, melalui keterangannya, Selasa (3/1/2023). 

"Saya tetap minta upaya evakuasi diselesaikan dulu. Baru selesai itu, nanti kita komunikasi dengan pihak pengembang terkait kejadian itu. Supaya ada evaluasi dalam proses pengerjaan," imbuhnya. 

Kustini mengatakan, pasca kejadian longsor galian pondasi di Wedomartani itu, pihaknya meminta BPBD Sleman agar segera melakukan evakuasi bersama tim SAR gabungan.

Proses evakuasi dilakukan dengan cepat namun tetap hati-hati. Karena tanah disekitar lokasi masih labil. Apalagi sempat diguyur hujan. 

Adapun terkait izin perumahan, Bupati Kustini menyebut proyek pembangunan perumahan di Wedomartani itu telah mempunyai izin di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman sejak Desember 2021.

"Kalau itu (perizinan) sudah ada. Tidak ada masalah," terang dia. 

Seperti diberitakan sebelumnya, longsor galian pondasi proyek perumahan di Wedomartani, Ngemplak Kabupaten Sleman menimbun 4 orang asal Gunungkidul dan Klaten.

Tiga korban asal Gunungkidul berhasil dievakuasi lebih awal atas nama Karsono (50), Karju 40, dan Dodi atau Tukiyo (53). Informasi yang dihimpun, dua orang selamat.

Namun Dodi atau Tukiyo, satu di antara ketiga korban tersebut, meninggal dunia.

Sedangkan, Surya (32) warga Desa Dukuh, Kecamatan Bayat, Klaten ditemukan pada operasi hari kedua.

Korban ditemukan dalam kondisi henti jantung dan henti nadi atau meninggal dunia. (Rif)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved