Kasus Narkoba Dominasi Tindak Kejahatan di Kota Magelang Sepanjang 2022

Data tersebut disampaikan oleh Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang saat konferensi pers akhir tahun 2022

Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting
Konferensi Pers di Aula Mapolres Magelang Kota, Kamis (29/12/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kasus narkoba menjadi kasus kejahatan paling banyak terjadi di Kota Magelang dengan total 27 perkara sepanjang tahun 2022.

Kemudian, diikuti kasus kejahatan pencurian dengan pemberatan (Curat) sebanyak 13 perkara, kasus penipuan 10 perkara, kasus penggelapan 9 kejadian, kasus pencurian motor 8 perkara, dan kasus pengeroyokan 7 perkara.

Data tersebut disampaikan oleh Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang saat konferensi pers akhir tahun di Aula Polres Magelang Kota, Kamis (29/12/2022).

"Meskipun begitu, tingkat kejahatan yang ditangani Polres Magelang Kota mengalami penurunan dibandingkan tahun 2021. Pada tahun 2021 sebanyak 106 perkara, dan tahun 2022 sebanyak 78 perkara yang berhasil diselesaikan sebanyak 67 perkara. Perkara ini terjadi penurunan yang sangat signifikan sebesar 35 persen,"ujarnya.

Untuk ungkap kasus narkoba, lanjutnya, pada 2022 Polres Magelang Kota berhasil mengamankan pil Yarindo sebanyak  5344 butir, pil Nova sebanyak 1000 butir, dan pil Trihexyphenidyl sebanyak 4 butir.

Sedangkan, pada tahun 2021 beberapa zat psikotropika yang berhasil diamankan Alprazolam sebanyak 537 butir, dan Merlopam 1 butir.

"Di mana ,pada tahun ini terdapat 29 tersangka dari 29 kasus. Sedangkan, tahun sebelumnya sebanyak 31 tersangka dari 27 kasus. Dengan begitu, ungkap kasus untuk tahun 2022 turun 9 persen dibandingkan 2021 kemarin,"tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved